
Viral kasus bullying terjadi di SMK Negeri Balanipa, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar. (Istimewa)
JawaPos.com - Kasus dugaan kekerasan di lingkungan sekolah kembali mencuat. Seorang siswi SMK Negeri Balanipa, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, berinisial SA, 16, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh rekannya RA,16. Diduga, RA merupakan anak dari Kepala Sekolah SMKN Balanipa, Rasjuddin.
Peristiwa itu menjadi viral setelah diunggah akub media sosial Instagram @halopendidikan. Insiden itu diduga terjadi pada Jumat (10/10).
Peristiwa itu bermula dari persoalan sepele terkait tugas piket kelas. Menurut keterangan sementara, SA saat itu tengah mengumpulkan sampah untuk dibuang, namun menunda karena menunggu temannya akibat beratnya beban sampah. Hal tersebut memicu kemarahan RA yang kemudian melontarkan kata-kata kasar dan berujung pada kekerasan fisik.
"Tindakan ini memancing kemarahan pihak RA, yang kemudian mulai bersikap verbal kasar, lalu berlanjut dengan kekerasan fisik berupa pukulan dan tendangan terhadap korban," tulis unggahan tersebut, dikutip Jumat (17/10).
Dalam video yang beredar luas di media sosial, RA tampak memukul dan menendang korban. Potongan rekaman tersebut menjadi viral dan menuai kecaman publik, terutama karena pelaku merupakan anak kepala sekolah di lembaga pendidikan tersebut.
Unggahan itu mendapat ribuan komentar dari warganet. Mereka menyesalkan siswi sekolah justru melakukan bullying terhadap rekannya sendiri.
"Yang bully blacklist dari sekolah," tulis akun @anningmu.
Netizen lain meminta agar pelaku yang masih duduk di bangku sekolah itu untuk bisa diproses hukum.
"Buat anak kepala sekolah layaknya diproses hukum," komentar akun @rudy.4059.
Setelah viralnya kasus bullying tersebut, pihak sekolah menjatuhkan sanksi tegas terhadap RA berupa pemecatan dari sekolah. Sanksi serupa juga dijatuhkan kepada seorang siswa lain berinisial SC, yang diduga ikut terlibat dalam insiden tersebut.
Sementara itu, Polres Polewali Mandar melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) telah menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan dugaan tindak kekerasan yang dialami korban.
Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan di lingkungan sekolah yang melibatkan sesama pelajar. Sebab, bukan kali ini saja terjadi kasus bullying di lingkungan sekolah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
