
Proses pembersihan sampah di aliran Tukad Badung, Denpasar Selatan. (dok. BRI Peduli)
JawaPos.com – Di tengah teriknya matahari Bali, sekelompok anak muda tampak sibuk memunguti sampah di aliran Tukad Badung, Denpasar Selatan.
Dengan sarung tangan dan karung daur ulang di tangan, mereka bersemangat membersihkan sungai yang membelah kawasan konservasi mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai.
Kegiatan itu merupakan bagian dari gerakan Jaga Sungai, Jaga Kehidupan yang diinisiasi BRI Peduli dalam rangka memperingati Hari Sungai Sedunia pada akhir September lalu.
Gerakan ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih sungai. Di baliknya, ada pesan besar tentang kesadaran lingkungan dan tanggung jawab lintas generasi dalam menjaga sumber air dan kehidupan yang mengalir di sekitarnya.
“Kami ingin membangun kesadaran kolektif, bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian sumber daya alam adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Corporate Secretary BRI, Dhanny.
Selain membersihkan sungai, para peserta juga mendapatkan edukasi tentang pengelolaan sampah dan cara memilah antara sampah organik dan anorganik.
Sampah organik yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos, pakan ternak, hingga biogas. Sementara sampah anorganik dicacah menggunakan alat khusus sebelum dijual ke pengepul.
Tak berhenti di situ, dipasang juga trash barrier atau penghalang sampah di sejumlah titik Tukad Badung untuk mencegah masuknya kembali limbah ke aliran sungai.
Program itu merupakan hasil kolaborasi dengan Yayasan Sungai Watch Indonesia yang telah berjalan sejak awal 2025.
Sejauh ini, kerja sama tersebut telah mencatatkan capaian signifikan: 18 trash barrier terpasang, 64.480 kilogram sampah anorganik terkumpul, serta melibatkan lebih dari 2.200 relawan dan warga lokal.
Langkah-langkah kecil ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, terutama generasi muda, untuk ikut menjaga sungai sebagai sumber kehidupan yang tak ternilai.
“Hari Sungai Sedunia bukan seremonial. Ini tentang masa depan anak-anak kita. Tentang air, tanah, dan kehidupan yang kita wariskan,” pungkas Dhanny.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
