
Kaca kendaraan operasional Polres Kuantan Singingi Riau pecah usai dilempari batu saat pennindakan tambang ilegal, Rabu (7/10). (Riau Pos)
JawaPos.com - Operasi penegakan hukum terhadap tambang ilegal yang dilakukan Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, berakhir rusuh.
Dalam operasi pada Selasa (7/10) pagi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP R. Ricky Pratidiningrat dan Bupati Kuansing Suhardiman Amby beserta instansi terkait lainnya, terjadi penolakan hingga rusuh. Bahkan kendaraan dinas milik petugas menjadi sasaran.
Kabidhumas Polda Riau Kombespol Anom Karibianto menyampaikan bahwa dalam operasi tersebut dikerahkan 149 personel gabungan. Mulai Polri, TNI, Satpol PP, sampai BPBD.
Untuk mengefektifkan penindakan, tim dibagi menjadi 2. Yakni tim air yang menggunakan 8 rubber boat dipimpin oleh kapolres dan tim darat yang dipimpin oleh wakapolres.
”Sekitar pukul 13.40 WIB, sekelompok masyarakat di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti melakukan penolakan terhadap pemusnahan rakit PETI (penambangan tanpa izin) dan mengancam akan melakukan perusakan terhadap kendaraan dinas,” terang Anom pada Rabu (8/10).
Tidak lama kemudian, massa yang menolak kedatangan petugas langsung melempari kendaraan dinas Polri dan Satpol PP dengan batu. Akibatnya beberapa kendaraan rusak.
Termasuk mobil dinas kapolres Kuansing, mobil dinas petugas kepolisian dari Samapta, mobil dinas Satlantas, mobil truk Polairud, hingga mobil dinas Satpol PP.
”Seorang wartawan media online yang berada di lokasi mengalami luka ringan setelah berusaha berlindung ke dalam mobil dinas kapolres yang turut dirusak oleh massa,” terang dia.
Meski terjadi penolakan, dari operasi tersebut berhasil dimusnahkan 43 unit rakit PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan. Petugas lalu membakar puluhan unit rakit PETI tersebut.
Meski sempat terjadi penolakan hingga rusuh dan tindakan penrusakan, massa berhasil dikendalikan dan operasi penindakan tetap berlanjut sampai tuntas sekitar pukul 15.00 WIB.
”Saat ini kondisi aman dan terkendali. Seluruh personel melakukan pengamanan di Polsek Cerenti untuk mencegah potensi serangan lanjutan,” imbuh Anom.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
