
Tim Robotika ITS usai menggondol gelar juara umum KRI di UMY, Jumat (13/7) malam.
JawaPos.com - Prestasi cemerlang diraih Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di Kontes Robot Indonesia (KRI) 2018. Kampus negeri di Kota Pahlawan itu membawa pulang gelar juara umum kompetisi tingkat nasional yang digelar di Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY).
Gelar juara umum diraih tak lepas catatan kemenangan tim-tim yang diterjunkan. ITS berhasil meraih enam penghargaan dari 4 kategori yang diikuti. Sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, pada kontes bergengsi ini sang juara dunia Tim Ichiro dari divisi KRSBI Humanoid terpaksa mengundurkan diri dari pertandingan. Pasalnya, peraturan yang diterapkan tidak sesuai dengan yang dikeluarkan sebelumnya oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) selaku penyelenggara.
Malam puncak perhelatan KRI tingkat nasional tentunya menjadi momen yang tak terlupakan bagi Tim Robotika ITS. "Saya tentu merasa bangga sekali. ITS berhasil menorehkan prestasi sebesar ini," tutur Wakil Rektor I ITS Prof Heru Setyawan, Sabtu (14/7).
Salah satu kategori yang dikuasai ITS adalah Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI). Tim River ITS jadi yang pertama mencapai rongbay dengan catatan waktu 31 detik. "Hasil akhir memang tidak menghianati usaha," ucap ketua Tim River Edo Kusuma.
Di sisi lain, Tim Iris yang bermain pada divisi Kontes Robot Sepakbola Indonesia (KRSBI) Beroda harus puas menduduki peringkat kedua. Ini tak terlepas dari kekalahan 1-3 saat melawan URT-Roso dari Universitas Islam Sultan Agung. "Selain bola yang licin, kami terkendala mesin penggiring bola yang terbakar," jelas Ketua Tim Iris M. Azhar Ismail.
Peringkat kedua juga diraih Tim Abinara-1 yanf terjun pada Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI). Mereka mengumpulkan nilai 6,22 dari tiga putaran yang dilombakan.
Pembina tim robot KRPAI ITS Ahmad Zaini mengatakan, prestasi ini merupakan yang pertama bagi Tim Robotika ITS. Dia berharap usai memperoleh gelar juara, ITS semakin mengembangkan prestasi dan bisa mengembangkan robotika jauh lebih baik. "Semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan oleh ITS," ucapnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
