
Viral di media sosial pihak kepolisian menyerang kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas). (Istimewa)
JawaPos.com - Viral di media sosial pihak kepolisian menyerang kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas) pada tengah malam, Senin (1/9) kemarin. Penyerangan itu dengan menembakkan gas air mata hingga peluru karet.
Dalam video yang berseliweran di media sosial, banyak gambar yang menunjukkan satu peleton truk polisi berada di jalanan depan Unisba maupun Unpas.
Truk itu diikuti puluhan polisi lainnya berseragam lengkap dengan senjata dan alat tameng.
Tak hanya itu, di antara rombongan polisi yang berjalan mengikuti truk, berdasarkan unggahan warga yang rumahnya dekat dengan Unisba, ada juga orang-orang dengan pakaian sipil yang menenteng senjata tumpul.
Unggahan warga dekat Unisba itu viral lantaran sempat menunjukkan gelagat aparat yang tak mau direkam gerak-geriknya.
Sementara warga tersebut beberapa kali menyatakan bahwa dirinya sipil dan hanya sedang menjaga daerahnya.
"Warga biasa warga. Jangan dibidik. Ini lagi jaga biar nggak ke atas sini," ucap perekam video.
Sementara rekaman video lain menunjukkan kondisi di dalam kampus Unisba dan Unpar yang mengenaskan. Ada banyak asap bekas tembakan gas air mata.
Beberapa foto juga menunjukkan brutalitas aparat juga menyasar satpam yang berjaga di kampus tersebut.
Belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait penyerangan ini. Netizen mempertanyakan dasar dari penyerangan kepada dua kampus di Bandung ini.
"All eyes on Unisba & Unpas. Aparat gabungan TNI dan polisi udah nyerang kampus, ya, NYERANG KAMPUS. Tentu dengan pasukan perang lengkap," tulis akun X risum**
"Percayalah gw disini emosi. Apalagi itu kampus gw yg diserang. Tapi langsung nyamber juga buat apa? Setor nyawa? Itu tujuan mereka!!," sambungnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
