Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juli 2025 | 00.15 WIB

BPBD Kalsel Usulkan Enam Helikopter ke BNPB Hadapi Potensi Karhutla pada Musim Kemarau

BPBD Kalsel mengusulkan pengadaan enam unit helikopter. (Pemprov Kalsel/Antara) - Image

BPBD Kalsel mengusulkan pengadaan enam unit helikopter. (Pemprov Kalsel/Antara)

JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BPBD Kalsel mengusulkan pengadaan enam unit helikopter ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi mengatakan, langkah-langkah antisipasi telah disiapkan sesuai dengan arahan Gubernur Kalsel H Muhidin dan Wakil Gubernur H Hasnuryadi Sulaiman.

”Alhamdulillah, kita terus meningkatkan kesiapsiagaan menjelang musim kemarau, salah satunya adalah bekerja sama dengan BMKG untuk memantau data-data perkembangan situasi musim saat ini,” jelas Bambang seperti dilansir dari Antara, Banjarbaru, Senin (7/7).

Dia menjelaskan, BPBD Kalsel telah melakukan berbagai persiapan teknis. Di antaranya penyediaan sarana dan prasarana, pemantauan kemampuan personel di bidang SDM, serta menjalin koordinasi intensif dengan BNPB.

”Pak Gubernur juga telah mengusulkan lima helikopter water bombing dan satu helikopter patroli ke BNPB. Selain itu, sudah diusulkan juga nama operator modifikasi cuaca (OMC) jika diperlukan hujan buatan untuk mengisi waduk-waduk atau bendungan,” ungkap Bambang Dedi Mulyadi.

Dalam waktu dekat, BPBD akan menggelar rapat koordinasi untuk menetapkan status siaga darurat karhutla di tingkat provinsi, yang sepenuhnya akan didasarkan pada data dan analisis cuaca dari BMKG.

”Jika Kalsel ditetapkan berstatus siaga, seluruh upaya penanggulangan akan lebih maksimal dan ekstra kita persiapkan, termasuk penempatan helikopter yang akan menyesuaikan dengan status tersebut,” tambah Bambang Dedi Mulyadi.

Saat ini, Kota Banjarbaru menjadi daerah pertama di Kalsel yang telah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan.

BPBD Kalsel mengimbau seluruh elemen masyarakat, terutama di wilayah rawan karhutla, untuk tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya bencana yang lebih besar.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore