Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Mei 2025 | 01.55 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp 50 Juta dan Tanggung Biaya Pendidikan sampai Kuliah Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mengunjungi keluarga korban di RS Pamengpeuk, Garut, Selasa (13/5). (ANTARA/Feri Purnama) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mengunjungi keluarga korban di RS Pamengpeuk, Garut, Selasa (13/5). (ANTARA/Feri Purnama)

JawaPos.com - Dalam sebuah video unggahan TikTok oleh akun @sasalsuci, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berjanji akan memberikan santunan sebesar Rp 50 Juta kepada keluarga korban ledakan amunisi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat.

Tak hanya itu, Gubernur Jawa Barat juga akan membiayai anak korban hingga lulus Kuliah. Hal itu diungkapkan Dedi saat menemui keluarga korban di Garut, Selasa (13/5).

"Seluruh anak dari korban semuanya akan saya urus sampai perguruan tinggi," katanya.

"Dan nanti saya sampaikan, satu keluarga akan saya beri santunan Rp 50 juta ya," tambah Dedi.

Sebelumnya, pada Senin (12/5) terjadi sebuah ledakan amunisi milik TNI Angkatan Darat (AD) di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat.

Melansir dari Antara, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menjelaskan kronologi meledaknya detonator dalam peristiwa di kawasan tersebut.

Menurutnya semua berawal dari pemusnahan sejumlah amunisi yang telah kealuwarsa di sebuah area terbuka di Desa Sagara, Cibalong Garut.

Diketahui area tersebut merupakan lahan milik BKSDA Kabupaten Garut dan pemusnahan amunisi milik TNI AD sudah biasa dilakukan di tempat itu.

"Saat tim penyusun amunisi menyusun detonator di dalam lubang tersebut secara tiba-tiba terjadi ledakan dari dalam lubang," kata Wahyu, dikutip dari Antara.

Ledakan tersebut menyebabkan 13 orang meninggal dunia. Wahyu menjelaskan korban merupakan 4 personel TNI AD, dan 9 warga sipil.

"Saat ini semua korban yang meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD untuk dilakukan tindakan selanjutnya," kata Wahyu.

Wahyu memastikan pihaknya akan menginvestigasi kasus ledakan ini untuk mengungkap penyebab utama meledaknya detonator tersebut.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore