
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengadu ke Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya padi serentak di Majalengka, Senin (7/4). (YouTube Setpres)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan kesempatan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk bicara dalam acara Panen Raya di Majalengka pada Senin (7/4). Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi tidak hanya melaporkan kondisi terkini. Dia juga meminta Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian kepada para petani. Khususnya soal asuransi kesehatan.
Menurut Dedi Mulyadi, banyak petani yang jatuh sakit kesulitan berobat. Ada yang tidak bisa dibantu menggunakan BPJS, ada juga yang bahkan tidak sanggup membayar BPJS secara mandiri. Karena itu, dia memohon agar Presiden Prabowo juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan para petani tersebut. Sebab, kebutuhan itu sangat penting.
"Mohon perhatian untuk para petani adalah peningkatan asuransi kesehatannya, Pak. Karena banyak di antara petani ini, giliran sakit tidak tercover oleh BPJS. Atau mereka BPJS mandirinya tidak terbayar, Pak," sesalnya.
Lebih dari itu, Dedi Mulyadi bercerita bahwa tidak jarang ada bayi-bayi yang sampai ditahan oleh pihak rumah sakit karena orang tuanya tidak sanggup membayar biaya berobat. Di antara mereka ada para petani. Untuk itu, dia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak tinggal diam dan akan membantu mereka. Dia berharap Pemerintah Pusat juga memberikan perhatian.
"Bahkan kadang ada bayi yang ditahan di rumah sakit. Tapi, mulai tahun ini nggak boleh ada lagi," tegas Dedi Mulyadi.
Orang nomor satu di Jawa Barat itu berharap pertemuan dengan Presiden Prabowo membawa manfaat lebih. Mengingat Jawa Barat sangat penting, khususnya untuk urusan sebagai salah satu lumbung pertanian nasional. Sehingga kebutuhan para petani di Jawa Barat harus terpenuhi. Itu yang terus diperjuangkan oleh Dedi Mulyadi.
"Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi lebih bermanfaat. Karena Jawa Barat penyangga ibu kota, kemudian pusat lumbung pertanian nasional, seluruh alatnya harus banyak ditambah, Pak," kata dia.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
