Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Maret 2025 | 03.23 WIB

Dorong Gizi Sebagai Fondasi Utama Belajar, Sediakan Makanan Bergizi untuk 1.500 Anak-anak Berkebutuhan Khusus dan Guru di Tangerang Raya

Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) menggandeng Grab Indonesia, dan OVO untuk menyediakan makanan bergizi bagi Sekolah Khusus (SKH) di Wilayah Tangerang Raya. (Istimewa)

JawaPos.com – Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) bersama Grab Indonesia dan OVO menyediakan makanan bergizi bagi Sekolah Khusus (SKH) di Wilayah Tangerang Raya. Mereka menyediakan makanan sehat bergizi kepada 1.500 murid dan guru yang tersebar di 11 SLB di Wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Ketua Pembina Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, Maya Miranda Ambasari dalam keterangan tertulis yang diterima menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar yayasan dalam memastikan setiap anak mendapatkan hak yang sama untuk tumbuh sehat dan berkembang.

“Kami percaya bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi luar biasa yang perlu didukung bersama. Gizi yang baik adalah fondasi utama bagi mereka untuk bisa belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Maya menuturkan, salah satu fokus utama program ini adalah menjangkau sekolah-sekolah luar biasa (SLB) atau Sekolah Khusus (SKH) di berbagai daerah, mulai dari Tangerang Raya. Mereka menargetkan lebih banyak lagi SKH, tidak hanya di Tangerang tetapi juga di berbagai wilayah Indonesia dapat menerima manfaat dari program pemberian makanan sehat bergizi.

"Kami tidak ingin ini hanya menjadi aksi sesaat. Semua dilakukan secara bertahap, dengan perencanaan yang matang agar manfaatnya bisadirasakan dalam jangka panjang," jelasnya.

Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di SLB Negeri 7 Jakarta dan kini tengah diperluas ke lebih banyak sekolah. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, inisiatif inidiharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak berkebutuhan khususdi seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua Harian Yayasan Inklusi Pelita Bangsa Cahaya Manthovani menuturkan bahwa inisiatif tersebut tentu saja tidak bisa dilakukan sendiri sehingga dibutuhkan kerja sama lintas sektor dalam mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif.

"Grab Indonesia dan OVO telah menunjukkankomitmen nyata dalam mewujudkan program ini. Kami berharap inisiatif ini bisamenginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam gerakan inklusi,” ujarnya.

Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, dalam kerja sama ini, pihaknya sudah bekerjasama dengan 8 merchant yang tersebar di sekitar sekolah. Setiap hari, makanan bergizi akan didistribusikan ke sekolah-sekolah tersebut.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan hak yang sama, termasuk akses kemakanan sehat. Program ini tidak hanya mendukung anak-anak SLB, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal dengan memberdayakan UMKM sekitar," ujarnya.

Sementara itu, President Director OVO Karaniya Dharmasaputra menambahkan bahwa program ini juga menjadi bentuk dukungan perusahaan dalam mendorong inisiatif sosial yang berkelanjutan.

“Sebagai platform pembayaran digital, kami tidak hanya berfokus pada inovasi di sektorkeuangan, tetapi juga bagaimana kami bisa berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraanmasyarakat. Program ini adalah langkah awal, dan kami berharap dapat terus mendukung program-program serupa di masa mendatang,” tutupnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore