Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 April 2018 | 17.57 WIB

Go-Jek Masih Kuasai Transportasi Online di Solo

Ilustrasi: Aplikasi transportasi online. - Image

Ilustrasi: Aplikasi transportasi online.

JawaPos.com - Persaingan transportasi daring atau online kian ketat. Hal itu menyusul dengan diakuisisinya Uber oleh Grab. Di Solo, Jawa Tengah (Jateng), keberadaan transportasi daring sepertinya masih dikuasai Go-Jek.


Sampai saat ini driver Go-Jek khususnya Go-Car di Kota Solo mencapai ribuan. Bahkan sejumlah vendor atau pihak ketiga turut andil dalam bertambahnya driver Go-Car di Kota Solo.


Salah seorang driver Go-Car Rahmat menuturkan, dominasi Go-Car di Kota Bengawan tidak lain karena aplikasi tersebut lebih banyak diminati masyarakat. Tentunya jika dibandingkan dengan Grab atau sebelumnya ada Uber. "Banyak konsumen yang memilih menggunakan Go-Car dibandingkan yang lainnya. Karena ya itu, drivernya banyak," ungka Rahmat kepada JawaPos.com, Senin (9/4).


Untuk saat ini, driver Go-Car tidak hanya dari pemilik mobil pribadi saja. Tetapi sudah banyak taksi yang mulai bergabung dengan Go-Car. Padahal jumlah taksi manual di Solo sangat banyak mencapai ratusan armada.


Kondisi inilah yang kemudian membuat jumlah driver Go-Car semakin bertambah banyak. "Sekarang juga ada vendor atau pihak ketiga yang mengelola Go-Car," katanya.


Vendor tersebut sebelumnya sudah bekerja sama dengan PT Go-Jek. Sehingga para calon driver yang ingin mendaftar Go-Car cukup melalui vendor tersebut.


Sama halnya saat mendaftar melalui kantor Go-Jek. Pendaftaran melalui vendor juga akan dikenakan potongan untuk setiap transaksi yang dilakukan driver. "Mengenai potongan ini biasanya yang menentukan adalah dari vendor. Kalau dari Go-Jek kan biasanya dua puluh persen," ujarnya.


Meski begitu, Rahmat tidak menampik jika sebagian dari driver Go-Car juga menjadi driver Grab. Hal ini menjadi pilihan dari setiap driver mengingat untuk pelanggannya juga berbeda. Ada yang lebih menyukai menggunakan Grab, dan ada yang lebih familiar menggunakan Go-Car.


Hal yang sama diungkapkan Agus, 34. Driver Go-Car itu mengaku jika aplikasinya lebih diminatikonsumen. "Banyak yang milih Go-Car dibandingkan yang lain. Karena sudah terbiasa," ungkapnya.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore