Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Februari 2025 | 22.39 WIB

Perbaikan Jalan Haur Papak Sumedang, Pemkab Siapkan Skema Rp 15 Miliar

 

Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila saat mengecek jalan yang rusak. (Pemkab Sumedang)

JawaPos.com – Pemerintah Kabupaten Sumedang tengah mencari solusi permanen untuk menangani kerusakan Jalan Haur Papak di Kecamatan Surian. Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila, bersama Plt. Kepala Dinas PUTR Budi Yana Santosa dan Camat Surian, Mamat Hady Saputra, turun langsung ke lokasi pada Sabtu (22/2/2025) untuk meninjau kondisi terkini jalan yang sering longsor tersebut.

Dalam kunjungannya, Wabup Fajar mengungkapkan bahwa perbaikan jalan ini sudah dilakukan tiga kali sejak periode pertama kepemimpinan Bupati Dony Ahmad Munir dengan total anggaran mencapai Rp2 miliar. Namun, longsor terus terjadi sebelum perbaikan benar-benar tuntas akibat kontur tanah yang tidak stabil.

“Kami ingin mencari solusi permanen, apakah dengan membuat rute jalan baru atau tetap menggunakan jalur lama yang masih memungkinkan,” ujarnya.

Namun, upaya ini membutuhkan kerja sama dengan pihak Perhutani karena sebagian jalur yang potensial berada di kawasan hutan.

“Oleh karena itu, Pemkab Sumedang akan segera bersurat dan menghadap langsung ke Kementerian PUPR untuk mendapatkan izin terkait akses jalan ini,” tambahnya.

Untuk penanganan sementara, jalan saat ini sedang dibeton. Namun, kondisi tanah yang labil dan curah hujan tinggi menyebabkan munculnya dua retakan baru sebelum pengerjaan selesai.

“Seperti yang bisa kita lihat, jalan ini sedang dibeton. Tapi tadi malam sudah muncul dua retakan baru. Kami khawatir jika pengerjaan terus dilakukan dalam kondisi seperti ini, longsor bisa terjadi lagi. Keselamatan pekerja juga harus diperhitungkan,” jelas Wabup.

Plt. Kepala Dinas PUTR, Budi Yana Santosa, menambahkan bahwa perbaikan sementara dilakukan melalui Unit Reaksi Cepat PUTR dan ditargetkan selesai dalam satu bulan ke depan.

“Perbaikan dilakukan secara kontraktual dengan bronjong, pelat beton, serta penguatan bronjong menggunakan dolken. Estimasi waktu penyambungan jalan yang terputus diperkirakan sekitar dua bulan,” ungkapnya.

Kajian terhadap kondisi tanah di kawasan ini sudah dilakukan selama hampir dua tahun terakhir. Dari hasil analisis, terdapat beberapa titik yang memungkinkan untuk pemindahan jalan di atas patahan yang terputus.

Namun, tantangan lain muncul terkait kepemilikan lahan oleh Perhutani, sehingga diperlukan proses administrasi permohonan pinjam pakai. Selain itu, area longsoran memerlukan penanganan khusus yang membutuhkan biaya besar.

“Berdasarkan Detail Engineering Design (DED), estimasi biaya pemindahan jalan mencapai Rp15 miliar. Kami telah mengajukan usulan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana insentif daerah. Kami juga berharap ada dukungan dari pimpinan daerah yang baru agar rencana ini bisa segera terealisasi,” tuturnya.

Camat Surian, Mamat Hady Saputra, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sumedang atas kepedulian terhadap warga Kecamatan Surian.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wakil Bupati atas perhatian dan kepeduliannya terhadap warga Surian. Kami berharap jalur transportasi Sumedang-Surian bisa kembali lancar, mengingat jalan ini adalah akses utama yang juga menghubungkan wilayah Subang dan Indramayu,” ujar Camat Mamat.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore