Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Februari 2025 | 22.30 WIB

Warga Dari Enam Desa di Sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki Diminta Kembali ke Pengungsian

Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo (kanan) saat mengunjungi posko pengungsian korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. (Mabes Polri) - Image

Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo (kanan) saat mengunjungi posko pengungsian korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. (Mabes Polri)

JawaPos.com - Sejak Kamis (13/2) status Gunung Lewotobi Laki-Laki naik dari Level III Siaga menjadi Level IV Awas. Warga dari enam desa yang berada di sekitar gunung api tersebut diminta kembali ke lokasi pengungsian. Sebab, berdasar hasil pengamatan dan pemantauan beberapa hari terakhir, ada aktivitas vulkanik gunung yang berada di wilayah Nusa Tenggara Timur itu naik signifikan. 

Berdasar data, enam desa yang berada di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki terdiri atas Desa Nobu, Dolipoli, Plalantolo, Lokengjaya, Boru, dan  Nawokteo. Selain itu, Dusun Kampung dan Dusun Kondor juga berada di daerah rawan terdampak erupsi gunung tersebut. Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) warga yang tinggal di daerah tersebut diminta kembali mengungsi. 

”Pemerintah Kabupaten Flores Timur meminta warga yang telah kembali ke enam desa dalam Kawasan Rawan Bencana untuk segera mengungsi kembali ke posko atau mencari tempat aman secara mandiri,” terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan resmi pada Jumat (14/2). 

Baca Juga: Pramono Anung: Bantuan Keluarga Pejuang Harus Tetap Ada, Ini Langkah yang Diambil

Menurut dia, langkah itu perlu diambil guna memastikan keselamatan warga. Selain itu, pemerintah daerah dan BNPB juga melakukan langkah-langkah mitigasi serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Diantaranya dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan efektif. 

”BNPB mengingatkan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki agar tetap waspada dan menghindari aktivitas dalam zona bahaya yang telah ditetapkan. Masyarakat juga diminta untuk menyiapkan perbekalan darurat seperti makanan, air minum, obat-obatan, dan dokumen penting dalam tas siaga. Selain itu, jalur evakuasi serta titik kumpul harus dipastikan dalam kondisi jelas dan mudah diakses,” terang Abdul Muhari. 

Baca Juga: Wanita Wajib tahu, inilah 11 Perlakuan Sederhana yang Diam-Diam Disukai Pria dari Wanita, Coobalah agar Hubungan Makin Harmonis

Gunung Lewotobi Laki-laki menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan pada 5-13 Februari 2025. Berdasar pemantauan visual, gunung tersebut terlihat mengeluarkan asap berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas bervariasi dari tipis hingga tebal. Karena itu, status gunung api itu kembali naik dari Level III Siaga menjadi Level IV Awas.

 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore