
Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo (kanan) saat mengunjungi posko pengungsian korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. (Mabes Polri)
JawaPos.com - Sejak Kamis (13/2) status Gunung Lewotobi Laki-Laki naik dari Level III Siaga menjadi Level IV Awas. Warga dari enam desa yang berada di sekitar gunung api tersebut diminta kembali ke lokasi pengungsian. Sebab, berdasar hasil pengamatan dan pemantauan beberapa hari terakhir, ada aktivitas vulkanik gunung yang berada di wilayah Nusa Tenggara Timur itu naik signifikan.
Berdasar data, enam desa yang berada di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki terdiri atas Desa Nobu, Dolipoli, Plalantolo, Lokengjaya, Boru, dan Nawokteo. Selain itu, Dusun Kampung dan Dusun Kondor juga berada di daerah rawan terdampak erupsi gunung tersebut. Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) warga yang tinggal di daerah tersebut diminta kembali mengungsi.
”Pemerintah Kabupaten Flores Timur meminta warga yang telah kembali ke enam desa dalam Kawasan Rawan Bencana untuk segera mengungsi kembali ke posko atau mencari tempat aman secara mandiri,” terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan resmi pada Jumat (14/2).
Baca Juga: Pramono Anung: Bantuan Keluarga Pejuang Harus Tetap Ada, Ini Langkah yang Diambil
Menurut dia, langkah itu perlu diambil guna memastikan keselamatan warga. Selain itu, pemerintah daerah dan BNPB juga melakukan langkah-langkah mitigasi serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Diantaranya dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan efektif.
”BNPB mengingatkan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki agar tetap waspada dan menghindari aktivitas dalam zona bahaya yang telah ditetapkan. Masyarakat juga diminta untuk menyiapkan perbekalan darurat seperti makanan, air minum, obat-obatan, dan dokumen penting dalam tas siaga. Selain itu, jalur evakuasi serta titik kumpul harus dipastikan dalam kondisi jelas dan mudah diakses,” terang Abdul Muhari.
Gunung Lewotobi Laki-laki menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan pada 5-13 Februari 2025. Berdasar pemantauan visual, gunung tersebut terlihat mengeluarkan asap berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas bervariasi dari tipis hingga tebal. Karena itu, status gunung api itu kembali naik dari Level III Siaga menjadi Level IV Awas.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
