Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Februari 2025 | 06.12 WIB

BI Banten Nilai PIK 2 Berdampak Positif untuk Sektor Konstruksi, Warga Sebut Banyak Membuka Lapangan Kerja

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa. (Desi Purnama Sari/Antara) - Image

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa. (Desi Purnama Sari/Antara)

JawaPos.com–Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten menyebutkan pembangunan PIK (Pantai Indah Kapuk) 2 berdampak positif terhadap sektor konstruksi dan real estat pada wilayah setempat.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa mengatakan, untuk program strategis maupun tidak strategis jika melibatkan perencanaan yang sifatnya konstruksi pasti akan berdampak positif.

”Jadi bukan dilihat dari unsur kepemilikannya siapa pun mau BSD, Ponomoro, kemudian ada Gading Serpong. Jadi kami melihatnya pengembangan kawasannya, yang akan berdampak positif terhadap sektor konstruksi dan juga real estat,” kata Ameriza M Moesa seperti dilansir dari Antara.

Dia mengaku menyambut baik dengan adanya proyek pengembangan kawasan Proyek Strategis Nasional. Terlebih di Provinsi Banten tidak hanya proyek PIK 2 yang sedang dijalankan ada sektor lain, misalnya BSD (Bumi Serpong Damai).

”Jadi saya rasa saya menyambut baik yang namanya proyek-proyek apapun dan siapapun pemilik dan namanya, sepanjang untuk pengembangan kawasan karena pasti akan berdampak positif pada sektor konstruksi dan real estat,” ujar Ameriza M Moesa.

Menurut dia, Provinsi Banten memiliki momen dan juga diharapkan dapat mengembangkan daerah-daerah pertumbuhan baru sekitar Jalan Tol Serpong-Belaraja maupun Serang-Panimbang.

”Jadi akan berdampak positif, kami juga belum bisa mengkalkulasi berapa besar dampak dari proyek ini. Tapi ini akan cukup signifikan karena selama beberapa tahun terakhir ini tren konstruksi cukup positif,” terang Ameriza M Moesa.

Dia menjelaskan, tren konstruksi pada 2023 mencapai 1,45 persen, tumbuh sebesar 5,89 persen pada 2024 atau naik sekitar 4 kali lipat. Kenaikan tersebut akan diikuti juga dengan sektor real estat di tahun ini.

”Jadi hampir naik empat kali lipat. Maka dengan adanya proyek yang sekarang nantinya akan diikuti juga dengan kenaikan dari sektor real estat karena urutannya seperti itu,” ungkap Ameriza M Moesa.

Sementara itu, sekuriti di salah satu kantor di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Maswi berharap isu penghentian Proyek Strategis Nasional (PSN) tidak membuatnya kehilangan pekerjaan. Selama ini keberadaan PIK banyak memberikan lapangan kerja bagi warga di kawasan pesisir laut Tangerang.

”Untuk nyari kerjaan sekarang kan susah juga, ya khawatir juga (kalau harus kehilangan pekerjaan),” tandas Maswi.

Saat ini, dia menjadi tumpuan yang menghidupi keluarganya. Sehingga dia khawatir juga jika isu penghentian PSN PIK 2 akan berdampak pada mata pencaharian.

Maswi mengaku tidak tahu menahu persoalan PSN PIK 2. ”Kalau yang begitu-begitu biar orang atas saja, saya cuma sekuriti yang jaga keamanan,” ungkap Maswi, warga Pakuhaji, Tangerang tersebut.

Diakui Maswi, keberadaan PIK 2 telah membuka lapangan kerja bagi warga. Banyak tetangga maupun teman, yang juga bekerja di PIK 2. 

Tokoh agama Teluk Naga Fahmi Ardi berharap PSN PIK 2 tidak dihentikan. Hal ini karena warga setempat punya harapan PSN bisa memperbaiki kehidupan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore