Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Januari 2025 | 01.02 WIB

Viral! Pelaku Keributan di Rumah Makan Padang Godean Serahkan Diri Kurang dari 24 Jam, Mengaku Mabuk, Begini Kronologi Lengkapnya

Tangkapan layar video audiensi antara pelaku dengan korban pengeroyokan yang terjadi Rumah Makan Padang Sinar Minang, depan Pasar Godean, Sleman, Yogyakarta. (instagram @hamdanpermadhi) - Image

Tangkapan layar video audiensi antara pelaku dengan korban pengeroyokan yang terjadi Rumah Makan Padang Sinar Minang, depan Pasar Godean, Sleman, Yogyakarta. (instagram @hamdanpermadhi)

 
 
JawaPos.com - Kurang dari 24 jam, para pelaku keributan yang sempat viral di Rumah Makan Padang Sinar Minang, depan Pasar Godean, Sleman, Yogyakarta, akhirnya menyerahkan diri. 
 
Kejadian yang terjadi pada awal tahun 2025 ini menarik perhatian publik setelah video insiden pengeroyokan di tempat makan tersebut menyebar luas di media sosial. 
 
Video itu memperlihatkan tujuh orang membuat keributan lantaran kuah makanan yang diminta pelaku telah habis. Dua orang diantaranya, berinisial R dan D, melakukan penganiayaan kepada seorang pramusaji berinisial G. 
 
Dalam audiensi antara pelaku dan korban diketahui bahwa pelaku pengeroyokan berasal dari dua kelompok yang tak saling kenal. Namun, mereka kompak melakukan kekerasan kepada karyawan tempat makan itu.  
 
Dalam pertemuan tersebut, para pelaku mengaku tengah dibawah pengaruh minuman keras hingga memicu kesalahpahaman dengan pelayan rumah makan. Peristiwa tersebut bahkan sempat mengakibatkan kerusakan beberapa properti di lokasi.
 
Sebagai bentuk tanggung jawab, para pelaku telah mengganti seluruh kerugian yang ditimbulkan akibat perbuatannya. Klarifikasi dan penyelesaian ini disaksikan langsung oleh pihak manajemen Rumah Makan Padang Sinar Minang dan tokoh masyarakat, sehingga situasi dapat diselesaikan secara damai.
 
"Setelah klarifikasi dari ketiga pihak para pelaku sudah mengganti kerugian yang ditimbulkan atas perbuatan para pelaku," tulis akun instagram @hamdanpermadhi dikutip JawaPos.com, Kamis (2/1).
 
 
Sebelumnya diberitakan, pengeroyokan dialami oleh pramusaji di sebuah Rumah Makan Padang di kawasan Godean, Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Pengeroyokan yang dilakukan sekelompok orang itu dipicu oleh masalah sepele: kuah masakan Padang habis.
 
Peristiwa tersebut terjadi usai perayaan malam tahun baru di Rumah Makan Padang Sinar Minang Timur, tepatnya di perempatan Pasar Godean, Rabu (1/1) sekitar pukul 04.00 WIB. Dalam video yang beredar, terlihat sekelompok pemuda meminta kuah masakan Padang kepada pegawai rumah makan. 
 
Namun, permintaan tersebut tidak bisa dipenuhi karena kuah telah habis. Diduga karena hal tersebut, suasana memanas hingga berujung pada aksi pengeroyokan.
 
“Para pelaku menanyakan dan meminta Kuah Padang namun dijawab oleh Pegawainya bahwa kuah Padang sudah habis. Lalu terjadi lah indikasi pengeroyokan tersebut,” tulis keterangan dalam video viral yang diunggah oleh @hamdanpermadhi.
 
Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Salamun membenarkan insiden ini dan menyatakan bahwa kasus tersebut sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Godean.
 
“Kasus sudah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Godean,” ujarnya.
 
Namun, kata Salamun, hingga kini pihak rumah makan belum melaporkan kasus ini secara resmi. Meski begitu, petugas telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
 
“Petugas Polsek Godean sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan interogasi kepada pemilik rumah makan,” tambahnya.
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore