Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 November 2024 | 22.58 WIB

BMKG Sebut Wilayah Udara Bali Sudah Bebas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Citra satelit wilayah udara Bali dan sekitarnya sudah terbebas dari abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki pada Jumat (15/11). (BMKG Stasiun Meteorologi Ngurah Rai/Antara) - Image

Citra satelit wilayah udara Bali dan sekitarnya sudah terbebas dari abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki pada Jumat (15/11). (BMKG Stasiun Meteorologi Ngurah Rai/Antara)

JawaPos.com–BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Ngurah Rai di Kabupaten Badung, Bali, menyatakan bahwa berdasar pantauan wilayah udara Pulau Dewata sudah terbebas dari abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki. Gunung di NTT itu sempat erupsi kembali pada Jumat (15/11) pagi.

”Terjadi erupsi, namun pergerakan angin tidak signifikan. Sebaran abu vulkanik tidak akan jauh,” kata Koordinator Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Ngurah Rai Pande Putu Hadi Wiguna sesperti dilansir dari Antara di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (15/11).

Selain arah dan kecepatan angin, lanjut dia, sebaran abu vulkanik gunung api di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu juga dipengaruhi oleh besar letusan dan tinggi kolom abu vulkanik. Berdasarkan data Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, arah angin di Bali diperkirakan pada 15-17 November 2024 bertiup dari arah timur laut-tenggara dengan kecepatan berkisar hingga 30 kilometer per jam.

Sementara itu, berdasar pengamatan citra satelit Himawari-9 pada Jumat (15/11) pukul 14.00 wita, terdapat sebaran debu vulkanik terdeteksi hingga ketinggian 14 ribu kaki mengarah ke barat. Meski begitu, sebaran debu vulkanik itu hanya di sebagian kecil wilayah Flores Timur.

Sebelumnya pada Jumat (15/11) pukul 08.26 wita, gunung api setinggi 1.584 meter di atas permukaan laut tersebut kembali erupsi. Tinggi kolom sekitar 2.500 meter di atas puncak atau lebih kurang 4.084 meter di atas permukaan laut berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi.

Tidak adanya debu vulkanik di wilayah udara Bali dan sekitarnya juga membuat sejumlah maskapai penerbangan kembali melayani operasional setelah membatalkan jadwal di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Berdasar data pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Jumat (15/11), seluruh maskapai sudah mengoperasikan penerbangan.

Ada pun rencana operasional pada Jumat ini, ada 399 pergerakan pesawat datang dan berangkat yang seluruhnya tidak ada pembatalan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore