
Ilustrasi suhu dingin mencapai 17 derajat Celsius di Bandung Raya, Senin (15/7). (Rubby Jovan/Antara)
JawaPos.com–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandung menyebut perubahan suhu yang lebih dingin di wilayah Bandung Raya disebabkan faktor peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.
Staf Data dan Informasi BMKG Bandung Yuni Yulianti menerangkan, berdasar catatan, dalam lima hari terakhir suhu minimum di Bandung Raya menyentuh 16 derajat Celsius yang berada di bawah kondisi normal.
”Hal ini disebabkan karena saat ini secara musim kita sudah memasuki musim kemarau, di mana berpeluang terjadi perubahan suhu ekstrem pada malam hingga pagi hari,” kata Yuni seperti dilansir dari Antara di Bandung, Senin (15/7).
Yuni menjelaskan, fenomena itu terjadi karena tutupan awan yang sudah mulai berkurang pada siang hari. Sehingga, panas matahari yang terpancar ke bumi akan secara maksimal dilepaskan pada siang hari. Karena berkurangnya tutupan awan, pada malam hingga dini hari radiasi yang disimpan di permukaan bumi akan secara maksimal dilepaskan.
”Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan permukaan bumi mendingin dengan cepat karena kehilangan energi secara maksimal,” tutur Yuni Yulianti.
Lebih lanjut, Yuni mengungkapkan, penyebab tambahan mengapa suhu udara menjadi dingin karena terjadinya musim dingin di wilayah Australia. Terdapat pola tekanan udara yang relatif tinggi di Australia menyebabkan pergerakan masa udara dingin menuju Indonesia atau lebih dikenal dengan angin monsun Australia.
”Angin monsun Australia ini membawa udara yang dingin dan kering yang berada di wilayah Australia ke wilayah Indonesia,” tutur Yuni Yulianti.
Dia menyebut, fenomena suhu dingin itu secara empiris akan berlangsung hingga Agustus 2024. Masyarakat diharapkan untuk tidak panik melihat perubahan suhu dingin ini karena suatu fenomena yang wajar terjadi saat musim kemarau.
”Masyarakat tidak perlu panik, kemudian juga tetap menjaga kesehatan karena peralihan suhu dari pagi hari yang dingin dan hindari aktivitas di luar ruangan pada malam hari,” kata Yuni.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
