Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Juli 2024 | 16.36 WIB

Dikenal dengan Tanjakan Ekstrem, Polresta Padang Beri Tips Aman Berkendara lewat Sitinjau Lauik

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Padang Iptu Rudi Chandra saat mengatur arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatra Barat pada Minggu (7/7). (ANTARA/HO-FathulAbdi) - Image

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Padang Iptu Rudi Chandra saat mengatur arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatra Barat pada Minggu (7/7). (ANTARA/HO-FathulAbdi)

JawaPos.com - Di Sumatera Barat (Sumbar) terdapat banyak lintasan lalu lintas yang ekstrem. Lintasan itu membutuhkan skil khusus bagi pengemudi saat berkendara. Salah satu lintasan ekstrem itu di Sitinjau Lauik, Kota Padang.

Sitinjau Lauik merupakan tanjakan ekstrem yang terdapat di Kota Padang. Tanjakan ini berada di jalan lintas Padang-Solok dan menjadi jalan nasional untuk akses masyarakat Kota Padang menuju pulau Jawa atau ke Jakarta. Di tanjakan ini kerap terjadi kecelakaan lalu lintas.

Polresta Padang memberikan tips aman bagi pengendara yang melintasi Sitinjau Lauik. "Perlu menjadi perhatian bahwa kawasan Sitinjau Lauik rawan kecelakaan, sehingga ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan pengendara," kata Kanit Turjawali Iptu Rudi Chandra yang dikutip dari Antara, Kamis (11/7).

Dia mengatakan, pengendara yang hendak melintasi Sitinjau Lauik harus memperhatikan kesiapan serta kelaikan kendaraan masing-masing, terutama pada fungsi pengereman.

Kemudian mengenali medan Sitinjau Lauik dengan baik karena jalan nasional tersebut berada di ketinggian yang memiliki kontur medan berupa tanjakan, turunan, tikungan tajam, sementara pada bagian sisinya terdapat jurang menganga.

Selanjutnya, pengemudi benar-benar harus memperhatikan rambu serta marka yang ada di jalan Sitinjau Lauik.

"Bagi pengendara yang belum terbiasa dengan jalur ini harus berhati-hati dan memperhatikan laju kendaraan. Jika memang ragu, cari pengemudi yang terbiasa dengan medan di Sitinjau Lauik," jelasnya.

Pihak Kepolisian setempat saat ini mengkategorikan jalur di Sitinjau Lauik sebagai jalur yang sibuk karena beberapa faktor yang mempengaruhi.

Pertama, perannya kini menjadi jalur alternatif bagi kendaraan dari Kota Padang menuju Bukittinggi ataupun sebaliknya. Sebab, akses Padang-Bukittinggi sebelumnya memiliki tiga pilihan utama yakni via Lembah Anai Kabupaten Tanah Datar, kedua via Malalak, dan ketiga via Sitinjau Lauik.

Hanya saja, Jalan Lintas Sumatera via Lembah Anai terputus total sejak Mei hingga sekarang karena dihantam oleh bencana banjir bandang. Sebagai alternatif waktu itu, arus lalu lintas yang menghubungkan Padang dengan Bukittinggi dialihkan via Malalak. Akan tetapi per 1 Juli 2024 pemerintah provinsi setempat memberlakukan pembatasan mobil barang yang melintasi Malalak.

Kendaraan dengan konfigurasi sumbu roda I, II, dan III tidak diperkenankan lagi melewati jalan tersebut kecuali bagi kendaraan tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas elpiji.

Akibatnya jalur Sitinjau Lauik yang berstatus jalan nasional mengalami peningkatan volume kendaraan karena menerima buangan arus dari Malalak (Agam).

"Selain itu mobilitas masyarakat saat ini diperidiksi juga akan meningkat karena memasuki masa libur sekolah, oleh karenanya kami himbau untuk hati-hati," jelasnya.

Rudi mengatakan untuk mengantisipasi penumpukan arus serta kemacetan, Satuan Lalu Lintas Polresta Padang telah menyiagakan Tim Urai yang siap bergerak cepat untuk mengatur arus lalu lintas di Sitinjau Lauik.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore