
Tong sampah yang diimpor dari Jerman.
JawaPos.com - Penggunaan tong sampah buatan Jerman di Jakarta membuat Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono tidak sepaham dengan ide dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Apalagi, penggunaan produk luar negeri itu tidak sesuai dengan pernyataan pemimpin ibu kota yang ingin menggunakan produk dalam negeri.
Menurut Gembong, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakilnya Sandiaga Uno tidak berkata secara sinkron. Pasalnya, kedua petinggi di Jakarta ini mengatakan akan terus mendorong usaha masyarakat lokal.
"Pak Anies-Sandi sering menyampaikan ingin produk dalam negeri dan rumahan didorong. Tapi ketika beli 'gerobak sampah' dari Jerman kan jadi tanya antara yang disampaikan dengan tindakan yang dilakukan tidak sinkron," jelas Gembong saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (5/6).
Dalam situasi ekonomi yang sedang lesu, lanjut Gembong, tidak seharusnya Gubernur dan Wakilnya menetapkan langkah menambah Tempat Sampah berkapasitas 660 liter tersebut. Menurutnya, ini langkah yang keliru dan bahkan akan melemahkan ekonomi di Jakarta.
"Kalau tidak kita dorong produk lokal untuk maju siapa lagi? Agar pergerakan ekonomi mikro bisa berjalan naik Pemerintah sebaiknya memanfaatkan produk lokal kalau tidak ya nggak kunjung naik," tegasnya.
Gembong mengatakan jika hanya tong sampah, masyarakat Indonesia mampu membuat inovasi tersebut. Sebab, dirinya melihat tong sampah buatan Jerman tersebut tidak nampak standard Internasionalnya bahkan sama seperti tong sampah biasa.
"Coba lihat aja standar internasional kayak apa, produk di Cawang juga sebenernya bisa mampu buat yang begitu. Kita mampu, jadi menurut saya tidak terlalu hebat sekali itu bukan spesifikasi tinggi bahkan biasa-biasa saja," tuturnya.
"Tinggal perlu ditumbuhkan keinginan dari kita ingin meningkatkan produk dalam negeri. Karena bukan hi-tech juga, jadi nggak usah diagung-agungkan lah," pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
