Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 April 2023 | 06.00 WIB

Dishub Perkirakan 4,4 Juta Orang tinggalkan Sumut saat Mudik Lebaran

Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara Agustinus. - Image

Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara Agustinus.

JawaPos.com–Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara memperkirakan pemudik yang akan meninggalkan Sumut sekitar 4,4 juta orang. Sedangkan pemudik dari luar masuk ke provinsi itu sekitar 2,3 juta orang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumut Agustinus mengatakan, potensi pergerakan pemudik secara nasional sebesar 123,8 juta.

”Sumatera Utara peringkat kelima daerah asal pemudik, terbanyak setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jabodetabek, dan Jawa Barat,” ujar Agustinus seperti dilansir dari Antara di Medan, Jumat (7/4).

Selain perjalanan mudik Lebaran antar provinsi tersebut, Agustinus juga mengungkapkan, Dishub Sumut juga melakukan perhitungan perjalanan pemudik antar kabupaten/kota dalam provinsi Sumut.

”Itu juga yang tadi, ditambah dengan pergerakan yang internal di sekitar kabupaten/kota di Sumut,” ujar Agustinus.

Agustinus mengungkapkan, arus mudik berlangsung sejak 17 hingga 21 April dan puncak arus mudik pada 20-21 April. Arus balik pertama, 24 hingga 26 April dan arus balik kedua, 29 April hingga 2 Mei.

Dengan begitu, lanjut Agustinus, pihaknya juga mempersiapkan pelayanan transportasi yang akan digunakan pemudik. Seperti bus, kereta api, pesawat, hingga kapal laut, sebagai moda perjalanan.

”Kita pastikan itu, kapasitasnya angkutan masih memadai dengan yang tersedia. Baik angkutan jalan kereta api, penyeberang angkutan laut dan udara,” terang Agustinus.

Berdasar survei potensi pergerakan pemudik Lebaran tahun ini, Agustinus menjelaskan, pemudik banyak menggunakan transportasi, mobil pribadi 22,07 persen, motor 20,30 persen, bus 18,39 persen, kereta api 11,09 persen, dan mobil sewa 7,7 persen.

Sementara itu Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan menjelang mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah/2023. Agustinus mengatakan, pemeriksaan akan dilaksanakan Senin (10/4).

Dia menjelaskan, pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan memenuhi persyaratan layak jalan. ”Nanti secara teknis itu penguji kita yang memastikan, sistem tekanan, sistem rem, lalu semua ini akan dipastikan penguji,” terang Agustinus.

Agustinus menambahkan, pihaknya juga akan memeriksa pengemudi atau sopir. Pemeriksaan dilakukan bekerja sama dengan Dirlantas Polda Sumut, BNN Sumut, dan Dinas Kesehatan Sumut.

”Kita mematikan kesiapan sopirnya juga. Ada pemeriksaan kesehatan, ada memberikan vitamin pada pengemudi, di samping itu juga kita lakukan tes urine,” papar Agustinus.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore