Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Juni 2024 | 20.17 WIB

Legislator Minta Polisi Atasi Aksi Begal yang Kembali Marak di Medan

Personel Polrestabes Medan menangkap salah satu terduga pelaku begal di Medan, Sumatera Utara. - Image

Personel Polrestabes Medan menangkap salah satu terduga pelaku begal di Medan, Sumatera Utara.

JawaPos.com–Anggota DPRD Kota Medan Datok Ilhamsyah meminta aparat kepolisian mengatasi aksi pembegalan yang kembali marak di Kota Medan, Sumatera Utara.

”Aksi begal kembali marak terjadi di Kota Medan, bahkan mereka bertindak lebih sadis yang sangat meresahkan masyarakat,” ucap Ilhamsyah seperti dilansir dari Antara di Medan.

Legislator itu menduga ada pihak-pihak yang sengaja mengoordinir aksi kekerasan dan kriminal jalanan di malam hari yang didominasi kalangan remaja tersebut.

Abdul Aziz, 27, yang merupakan seorang waitress menjadi korban pembacokan hingga lengan kirinya nyaris putus. Saat itu, korban melintas dengan motor di Jalan Pancing Medan, Sabtu (25/5) dini hari.

Aksi kekerasan dan kriminal jalanan itu juga menewaskan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Insanul Anshori Hasibuan di Medan.

”Aksi mereka ini sudah sangat meresahkan karena sampai melukai fisik korbannya,” kata Datok Ilhamsyah.

Menurut dia, permasalahan pembegalan itu cukup kompleks. Sehingga, dibutuhkan peran serta berbagai pihak mulai orang tua, tenaga pendidik, tokoh agama, dan lainnya.

”Kita tidak boleh berpangku tangan dengan hanya mengandalkan aparat penegak hukum saja. Ini tanggung jawab kita bersama,” tutur Ilhamsyah.

Kepala Polrestabes Medan Kombespol Teddy Jhon Sahala Marbun mengatakan, telah menangkap dua terduga pelaku pembacokan tangan korban Abdul Azis.

”Pelaku ini ada lima orang, dua sudah ditangkap yakni berinisial MAJ alias BU dan DG,” ungkap Teddy Jhon Sahala.

Teddy melanjutkan, petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku MAJ berada di Jalan Jawa, Medan. Kemudian, personel menangkap tersangka pada Kamis (30/5).

”Selanjutnya dilakukan pengembangan. Petugas menangkap pelaku berinisial DG. Barang bukti yang disita berupa senjata tajam jenis celurit dan barang lainnya,” ucap Teddy Jhon Sahala.

Kapolrestabes Medan menambahkan, dari hasil pengembangan, pelaku MAJ merupakan residivis dengan kasus yang sama. Yakni pencurian dengan kekerasan.

”Petugas melakukan tindakan terukur dengan menembak para pelaku karena melakukan perlawanan saat ditangkap,” tutur Teddy.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore