Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Mei 2024 | 15.40 WIB

Pemprov Jatim Bersama BI Doring Digitalisasi Tingkatkan Indeks ETPD

Pemprov Jawa Timur bersama BI selenggarakan High Level Meeting (HLM) untuk memperluas digitalisasi di Gedung Negara Grahadi pada 7 Mei. - Image

Pemprov Jawa Timur bersama BI selenggarakan High Level Meeting (HLM) untuk memperluas digitalisasi di Gedung Negara Grahadi pada 7 Mei.

JawaPos.com–Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Bank Indonesia menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) untuk memperluas digitalisasi. Acara digelar di Gedung Negara Grahadi 7 Mei.

Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk terus mengembangkan inovasi dalam transaksi digital melalui strategi 5 M. Langkah itu merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan indeks Elektronifikasi Transaksi Daerah (ETPD) di seluruh wilayah Jawa Timur.

Adhy Karyono menyoroti lima poin penting dari strategi 5 M tersebut. Pertama, meningkatkan dan mempertahankan indeks ETPD dalam kategori digital. Kedua, memperluas penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) di segmen pemerintah daerah di seluruh Jawa Timur.

Selanjutnya, mengoptimalkan penggunaan kanal pembiayaan non tunai, khususnya QR Code Indonesia Standard (QRIS), untuk transaksi pemerintah daerah. Keempat, meningkatkan kualitas layanan dan ekosistem digital melalui pengembangan inovasi Bank Pembangunan Jawa Timur.

”Dan kelima, mendorong edukasi dan literasi keuangan digital masyarakat Jawa Timur,” tutur Adhy.

Adhy Karyono juga memberikan apresiasi kepada dua pemerintah daerah di Jawa Timur. Yakni Kota Blitar dan Kabupaten Ngawi yang telah mencapai indeks ETPD dengan skor 100 persen pada Semester II 2023.

Sementara itu, rata-rata capaian ETPD di seluruh Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencapai 95,24 persen pada periode yang sama.

Selain itu, pertemuan tersebut juga menjadi wadah untuk membahas proyeksi ekonomi Indonesia dan Jawa Timur pada 2024. Meskipun ekonomi global masih tertahan karena ketidakpastian, ekonomi nasional hingga triwulan pertama 2024 tetap kuat dengan tingkat inflasi yang terjaga.

”Di Jawa Timur, meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan, terdapat peluang-peluang ekonomi yang mendorong peningkatan kinerja ekonomi daerah,” papar Adhy.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Erwin Gunawan Hutapea menekankan pentingnya komitmen untuk mendorong transformasi digital di daerah melalui program elektronifikasi transaksi pemerintahan daerah (ETPD). Sinergi kolaborasi dan inovasi dari berbagai pihak dianggap sebagai kunci utama untuk menyukseskan digitalisasi ekonomi dan keuangan, yang diharapkan dapat membawa Jawa Timur menuju kemajuan yang berkelanjutan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore