Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 April 2023 | 13.13 WIB

Peti Kemas Berisi Bahan Berbahaya dan Beracun Jatuh ke Laut, Polisi Diminta Transparan Soal Isinya

Anggota DPRD Maluku asal daerah pemilihan Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan Michiel Tasaney minta transparansi polisi ungkap pemilik bahan kimia yang jatuh dari peti kemasi di laut. (3/4/2023). (ANTARA/daniel) - Image

Anggota DPRD Maluku asal daerah pemilihan Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan Michiel Tasaney minta transparansi polisi ungkap pemilik bahan kimia yang jatuh dari peti kemasi di laut. (3/4/2023). (ANTARA/daniel)

JawaPos.com - Anggota DPRD Maluku meminta Polda Maluku dan Polres Pulau Buru transparan dalam mengusut jatuhnya peti kemas berisikan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di perairan laut Pulau Buru, dikutip dari ANTARA.

"Apa pun isi peti kemas itu, entah sianida atau B3 lain yang jatuh dari sebuah kapal pengangkut ke laut telah menyebabkan kawasan perairan sekitar Pelabuhan Namlea tercemar," kata anggota DPRD Maluku Michiel Tasaney di Ambon, Senin (4/4).

Menurut dia, pencemaran laut itu bisa dibuktikan dengan kematian ratusan ikan secara mendadak di sekitar lokasi itu.

Baca Juga: Tiga Unit Kontrakan di Halim Ludes Terbakar

"Polisi harus melakukan investigasi dan mengusut bahan kimia berbahaya tersebut, baik pemilik atau pun pihak yang telah memasok atau mengirimnya," kata anggota DPRD Maluku asal daerah pemilihan Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan tersebut.

Investigasi perlu dilakukan secara detail agar masyarakat juga dapat mengetahuinya.

Baca Juga: Pemicu Masih Tingginya Pemudik Menggunakan Sepeda Motor

Bila dari hasil penyelidikan cairan tersebut merupakan sianida, maka hal tersebut berhubungan dengan aktivitas penambangan emas tanpa izin di kawasan Gunung Botak.

Kalau ternyata hal itu benar, maka aparat keamanan harus mengambil langkah tegas dengan menutup Gunung Botak secara permanen, mengingat penggunaan bahan kimia di tambang rakyat itu sudah sangat memprihatinkan.

Baca Juga: Tiga Unit Kontrakan di Halim Ludes Terbakar

"Tumpahan ini merupakan jalan Tuhan, untuk itu perlu diambil langkah tegas sebab jika dibiarkan terus-menerus, maka akan berbahaya bagi masyarakat Buru," ucap Michiel.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore