Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 April 2024 | 02.25 WIB

Gerak Cepat Tangani Erupsi Gunung Ruang, Gubernur Olly Bertemu Sekjen Kementerian PUPR-RI

Gubernur Olly Dondokambey saat bertemu Sekjen PUPR Zainal Fatah di Kantor Kementerian PUPR RI. - Image

Gubernur Olly Dondokambey saat bertemu Sekjen PUPR Zainal Fatah di Kantor Kementerian PUPR RI.

JawaPos.com - Selain penanganan intensif di daerah bersama tim satgas bencana erupsi Gunung Ruang, Pemprov Sulut di bawah pimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw juga sudah gerak cepat melakukan lobi di pemerintah pusat.

Saat ini Gubernur Olly Dondokambey sudah mulai mendatangi sejumlah kementerian guna penanganan pasca erupsi Gunung Ruang Tagulandang.

Pada Senin (22/4), Gubernur Olly mendatangi Kementerian PUPR-RI di Jakarta, untuk mengajukan permohonan bantuan perbaikan dan pembangunan infrastruktur pasca erupsi.

Baca Juga: Nathan Tjoe-A-On Tampil Ciamik Bawa Timnas Indonesia ke Perempat Final Piala Asia U-23, Ternyata Begini Cara Mengeja Namanya

Gubernur Olly Dondokambey bersama Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Sulut Rocky Wowor, langsung mengadakan pertemuan dengan Sekjen PUPR Zainal Fatah di Kantor Kementerian PUPR RI.

Menurut Gubernur Olly, bantuan ini sangat penting dalam rangka rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana Gunung Api Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

"Telah dilaporkan situasi terkini dan dampak dari erupsi ini, khususnya terhadap infratruktur di lokasi bencana dan sekitarnya, agar perbaikan pasca bencana cepat dilakukan," ungkap Gubernur Olly, Senin (22/4).

Adapun bencana letusan dan erupsi Gunung Api Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro pada tanggal 17 April 2024 mengakibatkan 12.476 terdampak dan 3.598 di antaranya mengungsi.

Baca Juga: Pesawat Wings Air Dikabarkan Hilang Kontak dan Jatuh di NTT, Ternyata Hoax!

Disamping itu bencana ini juga menyebabkan berbagai kerusakan fasilitas termasuk kurang lebih 3.908 rumah penduduk yang berada di pulau Ruang dan pulau Tagulandang.

Selain itu berdasarkan data, sebanyak 833 jiwa atau 301 kepala keluarga masyarakat yang mendiami dua desa di pulau Ruang yaitu Desa Laing Patehi dan Desa Pumpente telah dievakuasi meninggalkan Pulau Ruang karena kondisi dua desa tersebut telah hancur dan tidak layak huni lagi, sehingga direncanakan akan direlokasi ke wilayah lainnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore