Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 April 2024 | 02.20 WIB

Polres Kediri Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Urai Kemacetan Arus Balik Lebaran

Polisi mengatur arus lalu lintas di simpang Mengkreng, Kabupaten Kediri, Minggu (14/4). - Image

Polisi mengatur arus lalu lintas di simpang Mengkreng, Kabupaten Kediri, Minggu (14/4).

JawaPos.com–Satlantas Polres Kediri melakukan rekayasa lalu lintas terutama dari arah Kediri menuju Surabaya. hal itu sebagai upaya mengurai kemacetan di jalur antarprovinsi yang menghubungkan Provinsi Jatim dengan Jawa Tengah di simpang Mengkreng, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

”Kami rekayasa lalu lintas di Papar. Yang ke arah Surabaya, kami alihkan ke kanan sedangkan yang menuju ke Semarang atau Solo ke kiri. Yang dari utara itu Jombang (Polres Jombang),” kata Kasatlantas Polres Kediri AKP Suryono seperti dilansir dari Antara di Kediri, Minggu (14/4).

Dia mengatakan, saat ini volume kendaraan yang melintas di simpang Mengkreng, Kabupaten Kediri, mulai ada peningkatan sekitar 5 persen dari hari biasa. Ada ribuan kendaraan yang melintas.

”Diperkirakan volume itu bisa naik hingga 10 persen hingga Minggu (14/4) malam ini sebagai puncak arus balik Lebaran 2024,” terang Suryono.

Menurut dia, pada Sabtu (13/4) dan Minggu (14/4) adalah puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 2024. Dengan begitu volume kendaraan baik roda dua maupun roda empat juga bertambah banyak.

Namun, dia mengatakan, volume kenaikan masih relatif lebih sedikit ketimbang saat arus mudik H-2 Lebaran 2024. Saat itu, volume kendaraan cukup banyak sehingga ramai. Saat ini, arus lalu lintas lebih santai.

Kendati volume kendaraan sudah semakin banyak, Suryono menyebut, saat ini untuk arus balik Lebaran masih terkendali. Di pos Mengkreng penumpukan kendaraan terjadi setiap 30 menit sekali, bersamaan dengan melintasnya kereta api.

”Arus balik masih relatif aman, lancar terkendali. Kalaupun terjadi penumpukan kendaraan, terjadi saat kereta api lewat setiap 30 menit sekali. Dalam 24 jam ada 40 kali kereta lewat, jadi wajar jika ada penumpukan kendaraan,” jelas Suryono.

Selain itu, kemacetan juga dipengaruhi pemberhentian bus di pusat oleh-oleh di sekitar Mengkreng hingga adanya persimpangan tiga arah dari Kediri-Nganjuk dan Jombang.

Dia menambahkan, untuk rata-rata kendaraan yang melaju di simpang Mengkreng adalah roda dua dan roda empat. Mayoritas adalah kendaraan pribadi yang dimanfaatkan untuk mudik maupun untuk balik Lebaran 2024.

Dia mengimbau pengendara untuk selalu berhati-hati di jalan raya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jika pengendara lelah, diimbau untuk istirahat terlebih dahulu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore