Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 April 2024 | 03.53 WIB

Penjual Bunga di Pasar-Pasar Tradisional Laris Manis

 

Para penjual bunga menjajakan dagangan di Pasar Bandarjo.

JawaPos.com–Mendekati hari raya Idul Fitri, masyarakat Kabupaten Semarang prepegan di pasar-pasar tradisional Selasa (9/4). Salah satunya, di pedagang bunga yang laris manis dagangannya dibeli.

Prepegan pasar merupakan tradisi atau kebiasaan masyarakat saat mendekati Lebaran. Biasanya mereka membeli stok kebutuhan pokok untuk menyiapkan hidangan saat Lebaran.

Selain itu, pedagang bunga di pasar tradisional laris manis karena banyak dibeli warga. Salah satunya di Pasar Bandarjo Ungaran. Salah satu pedagang bunga asal Bandungan, Wahyu mengatakan, pasar mulai ramai sejak Minggu (7/4). Dan H-1 Lebaran masyarakat mulai ramai sejak pagi tadi.

”Ini dari tadi pagi (9/4) sudah ramai, mungkin bukan hanya di Pasar Bandarjo ini saja melainkan di pasar-pasar yang lain juga,” kata Wahyu.

Dia mengaku berangkat dari Bandungan pukul 03.00. Dia membawa beberapa bunga yang sudah diikat dan sudah berwadah.

”Ini yang saya bawa ada bunga aster, sedap malam, dan mawar tabur. Semua ini dari Bandungan,” ungkap Wahyu.

Menjelang Lebaran, harga berbagai bunga mengalami peningkatan dan menjadi ladang uang bagi para pedagang. Pasalnya bunga-bunga tersebut dicari dan digunakan untuk berkunjung ke makam keluarga.

”Kalau harga bunga mendekati Lebaran ini naik semua. Harganya berkisar dari Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu per ikat. Kalau yang mawar tabur itu Rp 35 ribu per wadah,” jelas Wahyu.

Sementara itu, pembeli asal Semarang, Kumala mengaku bersama ibunya membeli bunga di Ungaran karena lebih banyak variasi. Pasalnya bunga-bunga yang dijual di Kota Semarang juga berasal dari wilayah Bandungan.

”Ini saya beli buat ziarah ke makam Bapak nanti,” ucap Kumala.

Prepegan di Ungaran menurut dia sangat ramai, hingga membuat kepanasan saat berada di pasar. Sehingga memutuskan hanya membeli bunga.

”Di dalam sumpek sama panas, ini hanya beli bunga. Kalau beli kebutuhan pokok bisa lain waktu,” terang Kumala.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore