
Gajah Sumatera ditemukan mati dengan satu gading bagian kiri hilang terpotong di Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Rabu (10/1).
JawaPos.com–Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Ditreskrimsus Polda) Riau masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku atau dalang di balik kematian seekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus). Gajah itu binaan Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
”Sampai kini masih dalam proses penyelidikan,” kata Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau Kompol Nasrudin seperti dilansir dari Antara di Pekanbaru, Selasa (19/3).
Gajah jantan malang bernama Rahman itu pertama kali ditemukan sang Mahout (pawang gajah) dalam kondisi tergeletak lemas. Gading sebelah kiri sudah terpotong dan hilang, pada Rabu (10/1).
”Diduga kuat, gajah Rahman diracun sebelum gading sebelah kiri dipotong,” ujar Nasrudin.
Sejauh ini, kata Nasrudin, sudah ada 12 orang yang dimintai keterangan terkait perkara tersebut. Selain itu, dalam proses penyelidikan aparat kepolisian turut menurunkan anjing pelacak ke lokasi kejadian perkara (TKP).
Kanit Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau Iptu Joko Sutrisno mengatakan, anjing pelacak digunakan untuk metode pencarian barang bukti di tempat kejadian perkara dan sekitarnya.
”Kami masih pendalaman penyelidikan secara intensif dan scientific crime investigation. Mohon doanya,” ujar Joko.
Sementara itu, Komunitas For Gajah Rahman mendesak Polda Riau untuk menuntaskan penyelidikan yang sudah dua bulan berlalu. Juru Bicara Komunitas For Gajah Rahman Fitriani Dwi Kurniasari mengatakan, publik perlu mengetahui perkembangan terkini terkait perkembangan kasus tewasnya gajah Rahman.
Menurut Fitriani, dari informasi yang telah digali oleh pengelola Taman Nasional Tesso Nilo, semua bukti dan kesaksian terkait tewasnya gajah tersebut telah dikirim ke Ditreskrimsus Polda Riau. Pihaknya saat ini hanya menunggu hasil.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
