
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Musi Banyuasin (Muba) AKP Dwi Rio Andrian menunjukkan barang bukti. Polres Muba/Antara
JawaPos.com–Seorang tersangka kasus pembunuhan meninggal dunia usai membenturkan kepala berulang kali ke dinding ruang sel tahanan Kepolisian Sektor Babat Supat, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.
Peristiwa yang dilakukan tersangka berinisial MKN, 36, pada dirinya sendiri hingga meninggal dunia itu terjadi pada Selasa (28/3) malam.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Muba AKP Dwi Rio Andrian mengatakan, tersangka MKN sempat dibawa ke rumah sakit guna dilakukan pemeriksaan. Namun nyawanya tak tertolong.
”Ditemukan luka di bagian kepala. Jasad MKN sudah diserahkan kepolisian kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Dwi Rio Andrian seperti dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, MKN warga Dusun V Desa Letang, Kecamatan Babat Supat, Muba, ditahan personel Kepolisian Sektor Babat Supat sehari sebelum meninggal dunia.
Penahanan dilakukan setelah polisi menetapkan MK sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap ibu kandung dan menganiaya ayah kandungnya, Senin (27/3) sekitar pukul 21.30 WIB.
Kedua orang tuanya tersebut dianiaya tersangka menggunakan senjata tajam ketika sedang mengikuti tadarus Alquran di masjid dekat tempat tinggalnya.
”Akibatnya sang ibu PNA, 61, meninggal dunia dan ayahnya MM, 64, luka parah dan saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit,” terang Dwi Rio Andrian.
Dia menjelaskan, seorang petugas kepolisian yang sedang bertugas menjaga tahanan, Senin (27/3), juga menjadi korban penyerangan tersangka hingga dirawat di rumah sakit. Berdasar hasil pemeriksaan penyidik kepolisian, tersangka mengaku marah kepada kedua orang tuanya lantaran kitab kepercayaan yang dianut tersangka dibakar.
”Oleh sebab itu, tersangka nekat menyerang kedua orang tuanya dengan senjata tajam karena kesal dianggap menganut aliran sesat,” ujar Rio.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
