
Akibat cuaca ekstrem yang berakibat banjir membuat lalu lintas di Kota Semarang lumpuh.
JawaPos.com - Kota Semarang dilanda banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Cuaca ekstrem yang masih berlangsung membuat proses penanganan banjir menjadi semakin rumit.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mengungkapkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi telah mengguyur Kota Semarang sejak siang hingga malam hari.
Menurut Endro Pudyo Martanto, Kepala BPBD Kota Semarang, hujan yang turun sejak siang hingga malam hari mengakibatkan banjir di beberapa titik di Kota Semarang. Air hujan yang terus turun memperburuk kondisi genangan air di beberapa wilayah Kota Semarang, hingga menyebabkan sejumlah titik wilayah terendam banjir dengan tinggi muka air (TMA) antara 15 hingga 80 cm.
Salah satu dampak yang paling terasa adalah lumpuhnya lalu lintas di sepanjang jalur yang menghubungkan Kota Semarang menuju Demak-Surabaya.
Akibat genangan air yang cukup tinggi, beberapa kendaraan seperti truk dan mini bus terjebak dalam genangan banjir. Hal ini menyebabkan aktivitas transportasi menjadi terhambat dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi para pengguna jalan.
Selain itu, wilayah Kota Lama Semarang juga turut terendam akibat banjir yang meluas, dengan air mencapai setinggi paha orang dewasa.
Beberapa wilayah lain di sekitar Kota Semarang juga dilaporkan mengalami banjir serupa, menambah daftar daerah yang terdampak cuaca ekstrem belakangan ini.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat juga turut bergerak untuk melakukan pemantauan dan penanganan terhadap banjir ini. Mereka melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memaksimalkan upaya penanganan bencana ini.
Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat proses penanganan banjir menjadi semakin sulit. Hujan yang terus-menerus turun menyebabkan air sungai terus meluap, memperburuk situasi di wilayah-wilayah yang sudah terendam banjir.
Pihak terkait terus melakukan upaya-upaya untuk menormalisasi situasi dan memulihkan kondisi lalu lintas di jalur tersebut. Meskipun demikian, proses ini membutuhkan waktu dan koordinasi yang baik dari semua pihak terkait.
Untuk menghadapi situasi ini, BPBD Kota Semarang telah mengeluarkan peringatan kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana susulan yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
