Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Maret 2024 | 13.15 WIB

Waspadai Pohon Tumbang, BMKG Sebut Wilayah Malang Masih Akan Diterpa Angin Kencang hingga Pekan Depan

Angin kencang yang terjadi di Malang dan mengakibatkan pohon palem di sepanjang Jalan Ijen tersapu angin kencang pada hari Selasa (13/3) kemarin. /Radar Malang - Image

Angin kencang yang terjadi di Malang dan mengakibatkan pohon palem di sepanjang Jalan Ijen tersapu angin kencang pada hari Selasa (13/3) kemarin. /Radar Malang

JawaPos.com – Wilayah Jawa Timur khusunya Kota Malang beberapa hari terakhir ini sedang dilanda cuaca ekstrem berupa angin kencang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Malang memprakirakan angin kencang masih akan berlanjut hingga pekan depan.

Hal tersebut disampaikan oleh Prakirawan BMKG Malang, Maksum Purwanto.

Ia mengatakan bahwa angin kencang diprakirakan melanda Malang sejak tanggal 12 Maret hingga 18 Maret mendatang.

Diketahui sejauh ini, angin kencang yang melanda wilayah Malang sudah mengakibatkan terjadinya 11 pohon tumbang pada hari Selasa (12/3) lalu.

Sehingga pihaknya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, khususnya saat sedang berkendara melewati pepohonan dan baliho.

“Angin kencang terjadi karena saat ini Malang sedang memasuki peralihan musim hujan ke musim kemarau," ucap Maksum Purwanto seperti dilansir dari Radar Malang (JawaPos Group).

"Selain itu ada dua fenomena lain yang menyebabkan angin kencang yaitu Madden Jullian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby,” tambahnya.

Dengan adanya peralihan musim dan ditambah dengan MJO serta Gelombang Rossby itu menambah tinggi potensi pertumbuhan awan konvektif di wilayah Jawa Timur.

Sehingga berdampak juga pada terjadinya fenomena angin kencang di Malang.

“Di tambah lagi, adanya sirkulasi siklonik di utara Australia juga membuat peningkatan cuaca ekstrem selama sepekan ke depan di Jawa Timur,” imbuhnya.

Maka dari itu, berdasarkan prakiraan cuaca ekstrem tersebut pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati.

Terutama Ketika berada di dekat pohon besar dan baliho. Sebab, potensi pohon tumbang, dahan, atau ranting yang patah dapat menimpa pengendara jalan yang melintas.

“Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek peringatan dini tiga harian yang dikeluarkan oleh BMKG,” pungkasnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore