Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Maret 2024 | 02.28 WIB

Hendak Selamatkan Pemuda yang Ingin Bunuh Diri, Anggota Basarnas Jayapura Meninggal Setelah Terjatuh dari Tower

Anggota Basarnas saat berupaya mengevakuasi seorang pemuda yang hendak bunuh diri dari atas Tower di Kampung Dosay, Sentani Barat, Rabu (13/3). - Image

Anggota Basarnas saat berupaya mengevakuasi seorang pemuda yang hendak bunuh diri dari atas Tower di Kampung Dosay, Sentani Barat, Rabu (13/3).

JawaPos.com - Seorang anggota Basarnas Kabupaten Jayapura bernama Try Sudarno meninggal dunia setelah terjatuh dari Tower pada ketinggian sekira 15 meter. Saat kejadian, anggota tersebut sedang berusaha mengevakusi warga yang berusaha bunuh diri dari atas tower di Kampung Dosay, Distrik Sentani Barat, Rabu (13/3) sekira pukul 11.30 WIT.

Berdasar video yang beredar, diduga pemuda yang naik ke atas tower sedang dipengaruhi obat-obatan dan sempat punya masalah. Pemuda tersebut nekat naik ke atas tower dan ingin bunuh diri.

Pihak keluarga kemudian meminta tolong Tim Basarnas Jayapura untuk menurunkan pemuda tersebut. Namun, saat hendak ditolong dengan dipasangkan tali ke tubuh, pemuda tersebut berontak. Hal itu mengakibatkan tali yang dipasang di badan pemuda tersebut dan anggota Basarnas lepas dan akhirnya keduanya terjatuh dari ketinggian 15 meter.

Luka yang dialami anggota Basarnas cukup parah, berupa patah tulang dan benturan di kepala. Anggota Basarnas dan pemuda yang hendak bunuh diri kemudian dibawa ke Rumah Sakit Yowari. Hanya saja, anggota Basarnas meninggal dunia akibat luka yang cukup parah. Sementara sang pemuda dilaporkan selamat dan dirawat.

Sementara itu, Kepala Basarnas Jayapura Melkianus Kotta mengatakan, kronologi kejadian hingga anggotanya meninggal dunia berawal pada saat proses evakuasi korban dari ketinggian ±50 meter berjalan lancar. Namun, pada ketinggian ±15 meter, korban yang ditolong melakukan perlawanan terhadap almarhum Try Sudarno. Almarhum menepi dan berpegangan pada besi.

Pemuda yang hendak ditolong tetap meronta dan almarhum panik. Dia kemudian kontak ke salah seorang rekan di atas tower untuk mengikat tali yang di atas. Pada saat posisi simpul tali almarhum dan korban masih posisi break (diam) terjadi penumpukan tali, dan pada saat itu korban yang ditolong mendorong badan keluar akhirnya almarhum panik dan pegangan tangan pada besi terlepas.

"Pemuda dan almarhum jatuh. Setelah itu, pemuda dan almarhum yang jatuh di evakuasi ke RS Yowari," sebut Melkianus Kotta dilansir Ceposonline.com (Jawa Pos Group).

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore