Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Maret 2024 | 20.37 WIB

BSI Bersinergi dengan BSI Maslahat Kembangkan Klaster Peternakan di Mojokerto

Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi (kiri) bersama Direktur Retail Banking dan Pembina BSI Maslahat Ngatari (kanan) dampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati (kedua dari kiri) - Image

Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi (kiri) bersama Direktur Retail Banking dan Pembina BSI Maslahat Ngatari (kanan) dampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati (kedua dari kiri)

JawaPos.com–PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama dengan BSI Maslahat berkomitmen untuk memajukan ekonomi desa secara berkelanjutan. Itu dilakukan lewat optimalisasi dana zakat.

Program pengembangan desa itu dilakukan melalui program Desa Bangun Sejahtera Indonesia (Desa BSI). Khusus di Mojokerto, BSI dan BSI Maslahat mengembangkan Desa BSI Klaster Peternakan Domba/Kambing di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawar Blandong, Mojokerto, Jawa Timur.

Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi mengatakan, program itu diharapkan dapat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Banyulegi.

”Kami memilih Desa Banyulegi sebagai penerima manfaat karena mayoritas penduduknya sebagian besar masuk kategori mustahik sehingga ke depan diharapkan ekonomi mereka dapat tumbuh lebih baik dan mampu menjadi muzakki,” ujar Tribuana Tungga Dewi.

Dalam program pembinaan kali ini, sebanyak 97 jiwa penerima manfaat telah tergabung dalam Kelompok Peternak Mandiri Makmur Sejahtera. BSI dan BSI Maslahat hadir untuk menyalurkan zakat produktif kepada para mustahik mulai dari penyediaan bibit hewan ternak, sarana prasarana kandang, peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan pengelolaan peternakan, hingga membangun ekosistem pemasaran untuk industri yang terkait dengan peternakan.

Pada program Desa BSI di Mojokerto, terdapat 353 ekor domba dan kambing yang tengah dikembangkan di peternakan Desa BSI dengan luas lahan 2.200 meter persegi.  Penguatan kelembagaan peternak juga menjadi fokus dalam program itu. BSI dan BSI Maslahat akan memberikan fasilitasi dalam peningkatan kapasitas pengurus, legalitas kelembagaan, dan manajemen organisasi.

”Hal ini bertujuan untuk membangun kerja sama yang kuat antara masyarakat pelaku usaha dengan berbagai pihak terkait,” ujar Dewi.

Peluncuran Program Desa BSI di Mojokerto bukan hanya tentang pengembangan usaha peternakan kambing dan domba, tetapi juga tentang membangun kesejahteraan masyarakat secara holistik, meliputi aspek finansial, sosial, dan spiritual.

Hingga saat ini, program Desa BSI telah mencapai 20 Desa di seluruh Indonesia dengan total penerima manfaat sebanyak 5.329 jiwa dan ditargetkan pada 2024 dapat menambah 3 Desa BSI baru bagi para mustahik. Selain program Desa BSI, BSI dan BSI Maslahat juga mengembangkan program beasiswa pendidikan melalui BSI Scholarship serta penyediaan fasilitas ibadah yang layak bagi masyarakat melalui Masjid BSI.

”Kami terus berupaya menjalankan komitmen untuk memberikan lebih banyak kemaslahatan yang berkelanjutan bagi masyarakat, tidak hanya di Mojokerto, tetapi juga di berbagai wilayah lain,” tutur Dewi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore