
ihan (25) pelaku utama kasus tewasnya pria yang dianiaya sekelompok preman di Jalan Pukat Kecamatan Medan Tembung. Foto: Istimewa
JawaPos.com - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan mengungkap otak dari kasus tewasnya pria yang dianiaya sekelompok preman di Jalan Pukat Kecamatan Medan Tembung. Pelaku adalah seorang perempuan asal Jakarta bernama Jihan, 25.
Jihan mengaku awalnya bertemu dengan korban meminta tolong untuk membebaskan sepupunya karena ditangkap kasus narkoba. “Korban minta uang Rp 3 juta tetapi aku hanya ada Rp 2 juta lalu ku kasih sama dia,” katanya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Selasa (14/3).
“Ternyata si korban bohong dan uang Rp 2 juta yang ku kasih itu tidak kembali makanya aku menyuruh para pelaku lainnya untuk menganiaya korban,” cetusnya.
Pada kesempatan yang sama pelaku Suheri menyebutkan menganiaya korban karena disuruh oleh pelaku Jihan. “Uangnya si Jihan ini digilakkan korban sehingga kami pun melakukan penganiayaan itu. Menyesal kami bang,” sebutnya sembari digiring petugas ke ruangan penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Fathir Mustafa mengatakan Jihan adalah orang yang menyuruh preman untuk menganiaya Capri hingga meninggal dunia. Menurutnya,saat ini Jihan sedang hamil 6 bulan.
“Pelaku Jihan ini dalam kondisi hamil enam bulan. Ia merupakan otak pelaku atas kasus penganiayaan terhadap Heri Capri hingga meninggal dunia,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Fathir Mustafa.
Ia mengungkapkan, motif tewasnya Heri Capri karena masalah utang dengan pelaku Jihan sebesar Rp 2 juta yang tidak kunjung dibayar sehingga pelaku menyuruh para pelaku lainnya untuk menganiaya korban hingga meninggal dunia.
“Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman 12 tahun penjara. Sementara itu dua orang pelaku lainnya bernama Suheri dan Rizki juga telah diamankan,” ungkapnya.
Dia menambahkan terhadap ketiga pelaku Suheri, Rizki dan Jihan ditangkap dari lokasi berbeda. Untuk pelaku Suheri ditangkap saat berada di Pelabuhan Sikaping, Riau, hendak kabur ke daerah Bengkalis. Sedangkan pelaku Rizki dan Jihan diamankan saat berada di Kota Bogor.
“Karena utang itu tidak bayar membuat pelaku Jihan menyuruh teman-teman sebanyak lima orang mendatangi korban lalu melakukan pengiayaan secara bersama-sama di Jalan Pukat III, Kecamatan Medan Tembung, pada 25 Desember 2022 lalu,” pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
