Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Februari 2024 | 22.02 WIB

Massa Aksi Protes Pemilu di Probolinggo Siap Adu Data dengan KPU, Sejumlah Massa Caleg yang Tak Terima Bakal Ikut Hadir

Suasana rekapitulasi pemilu tingkat kabupaten di Probolinggo pada hari Selasa (27/2). - Image

Suasana rekapitulasi pemilu tingkat kabupaten di Probolinggo pada hari Selasa (27/2).

JawaPos.com–Proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Probolinggo menjadi sorotan meskipun selama proses rekapitulasi tidak ada perselisihan. Namun dikabarkan ada aksi protes di Kantor KPU Kabupaten Probolinggo pada Kamis (29/2).

Massa yang terlibat aksi tersebut mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) Kabupaten Probolinggo. Mereka berencana menuntut data pemilihan umum yang valid kepada KPU.

Salah seorang anggota AMPD Binhaudi mengatakan, aksi yang tersebut sebagai bentuk protes. Pihaknya menilai sudah terjadi carut-marut pemilu yang sedang berlangsung di Kabupaten Probolinggo.

”Ada indikasi penyelenggara bukan pengelola suara. Melainkan pencetak suara. Ada indikasi permintaan uang kepada oknum caleg untuk penggelembungan suara. Kemudian ada indikasi pemindahan suara parpol ke caleg,” ujar Binhaudi seperti dilansir dari Radar Bromo (JawaPos Group).

Dia mengungkapkan, sejumlah indikasi pelanggaran dan kecurangan pada pemilu itu terjadi secara masif. Bahkan tidak hanya terjadi di satu dapil, tetapi seluruh dapil di Kabupaten Probolinggo.

”Kami telah menyiapkan data perihal tuntutan kami ini. Nanti kami siap adu data dengan KPU. Untuk sementara, sampel data dapil 1 dan 2. Sehingga kami menuntut kevalidan data dari KPU,” ungkap Binhaudi.

Menurut dia, aksi massa itu terdiri atas masyarakat dan sejumlah massa caleg yang tidak terima dengan data pemilu. Massa akan bergerak serentak menuju kantor KPU Kabupaten Probolinggo sejak pukul 08.30 WIB.

”Ada dua titik pemberangkatan, yaitu di pertigaan Gudang Garam Paiton dan lapangan Gading. Aksi massa akan bergeser secara perlahan ke kantor KPU,” kata Binhaudi.

Sementara itu, aksi protes massa itu ditanggapi komisioner KPU Kabupaten Probolinggo Agus Hariyanto Andinata. Pihaknya tidak akan menutup tangan jika aksi massa itu benar-benar dilakukan.

“Sejatinya tidak perlu aksi, kalau bisa secara audiensi. Saling bawa data masing-masing apa yang menjadi permasalahan. Namun kami bukan tutup tangan, kami tetap menerima jika ada aksi. Terpenting tetap jaga kondusivitas kamtibmas, meski sejatinya ini merupakan tugas dari pihak kepolisian,” tutur Agus Hariyanto Andinata.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore