Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Februari 2024 | 16.47 WIB

Pemprov Santuni 75 Petugas Pemilu Meninggal Dunia, Pj Gubernur Adhy Jatim Jadi Provinsi Pertama Merealisasikannya

Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono serahkan santunan untuk 75 petugas pemilu yang meninggal dunia secara simbolis kepada empat ahli waris petugas pemilu, Senin (26/2). - Image

Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono serahkan santunan untuk 75 petugas pemilu yang meninggal dunia secara simbolis kepada empat ahli waris petugas pemilu, Senin (26/2).

JawaPos.com–Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyerahkan santunan untuk 75 petugas pemilu di Jatim yang meninggal dunia. Santunan tersebut disalurkan secara simbolis kepada empat ahli waris petugas pemilu saat Rakortekrenbang Nasional 2024 di Hotel Vasa Surabaya, Senin (26/2).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, kata Pj Gubernur Adhy, menjadi pemprov yang pertama kali merealisasikan santunan untuk petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia. Secara mekanisme diperbolehkan bahwa APBD memberikan santunan yaitu melalui anggaran bantuan tidak terduga (BTT).

”Kami salurkan santunan. Dalam hal ini Pemprov Jatim yang pertama kali merealisasikan pemberian santunan untuk petugas pemilu yang meninggal dunia,” ujar Adhy.

”Ini sebagai bentuk kepedulian dari pemerintah untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” tambah dia.

Terkait jumlah anggaran BTT yang direalisasikan untuk santunan, Pj Gubernur Adhy menyampaikan setiap ahli waris petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia, akan mendapatkan santunan Rp 10 juta. Sehingga, total santunan yang diserahkan Rp 750 juta.

”Total santunan yang diserahkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Rp 750 juta untuk 75 orang. Yang sudah kita serahkan secara simbolis kepada 4 orang ahli waris petugas pemilu,” kata Adhy Karyono.

”Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyerahkan bantuan senilai Rp 10 juta kepada setiap petugas pemilu yang meninggal dunia di Jatim,” imbuh Adhy.

Dari jumlah petugas pemilu yang meninggal dunia saat pelaksanaan pesta demokrasi serentak 2024, mayoritas dari unsur Komisi Pemilihan Umum (KPU) terdiri atas petugas PPS dan KPPS serta Linmas sebanyak 60 orang. Kemudian dari unsur Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terdiri atas petugas Pengawas Kecamatan, Pengawas Desa/Kelurahan, dan Pengawas TPS sejumlah 9 orang, unsur petugas keamanan 1 orang, saksi 2 orang, petugas pemantau pelaksana pemilu 1 orang, dan warga 2 orang.

Selain santunan dari Pemprov Jatim, Pj Gubernur Adhy menerangkan, petugas yang meninggal dunia juga mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam Rakortekrenbang itu juga diserahkan santunan BPJS Rp 42 juta kepada masing-masing 10 orang petugas Bawaslu, KPU, dan pekerja rentan, oleh Dirut BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyono didampingi Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro dan Pj Gubernur Adhy Karyono.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore