
PADAT KENDARAAN: Pemberlakuan one way atau satu arah Jalan Diponegoro Barat berlaku sebelum Lebaran mendatang. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
JawaPos.com – Larangan pengendara roda dua melintas dari arah Timur di Jalan Diponegoro Barat pada jam tertentu ternyata tak digubris oleh para pengendara motor.
Pasalnya, meskipun sudah ada rambu larangan hingga papan pengumuman, nyatanya masih banyak pemotor yang didapati melanggar peraturan baru tersebut.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun Subakri yang tak menampik akan pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara motor.
Terkait hal itu, pihaknya mengaku masih memberikan toleransi hingga masa sosialisasi berakhir. Namun, Subakri mengaku ke depannya para pelanggar akan dikenakan sanksi tilang.
“Insya Allah secepatnya (berlaku, Red). Akan ada penindakan kalau ada yang melanggar,” kata Subakri dikutip dari Radar Madiun.
Hanya saja, Subakri tidak menyebutkan secara pasti kapan penindakan bagi pemotor yang melanggar aturan melintas di Jalan Diponegoro Barat dari arah timur itu diberlakukan.
Subakri menyebut bahwa saat ini rencana tersebut masih dibahas dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
“Tapi, Insya Allah sebelum Lebaran (sudah diberlakukan sanksi tilang),” ujarnya.
Mantan kadiskominfo tersebut menambahkan bahwa pihaknya sementara ini masih fokus untuk menambahkan pemasangan rambu larangan di persimpangan Jalan Diponegoro Barat.
Seperti di Jalan Halmahera, Jalan Trengguli, Jalan Widosari, Jalan Turi, Jalan Pudak, Jalan Biliton dan Jalan TGP.
Subakri menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas bagi pengendara motor di Jalan Diponegoro Barat tersebut tidak berlaku full time, tetapi dibatasi dari pukul 10.00 – 22.00 WIB.
Kebijakan tersebut diberlakukan untuk mengakomodir masyarakat yang hendak mengantarkan anak-anak mereka pergi ke sekolah ketika pagi.
Di sisi lain, pedagang yang berada di Jalan Rimba Darma mulai buka pada pukul 10.00 WIB.
“Jadi, dalam penerapannya kami juga berkoordinasi dengan teman-teman organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya,” terang Subakri.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
