
Menteri Kesehatan Budi Hasan Sadikin bersama Forkopimda Sulsel pada acara peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) UPT Vertikal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar, Selasa (31/1). Nur Suhra Wardy
JawaPos.com–Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menghadiri groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Rumah Sakit (RS) UPT Vertikal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar, Selasa (31/1).
Rumah Sakit UPT Vertikal Makassar merupakan rumah sakit yang pengelolaannya dilakukan pemerintah pusat. RS UPT Vertikal Makassar akan memberikan penanganan terhadap penyakit otak, jantung, dan kanker.
Menkes mengemukakan, RS UPT Vertikal itu bukan hanya untuk Sulawesi Selatan saja, tetapi diharapkan menjadi pusat pelayanan kesehatan di kawasan Indonesia timur.
”Saya titip Pak Gubernur, rumah sakit ini dibikin oleh vertikal, yang berarti bukan untuk Kota Makassar saja, bukan untuk Sulsel saja, tapi saya harapkan ini menjadi pusat pelayanan rumah sakit dengan kualitas yang paling baik untuk Indonesia timur. Jadi mohon titipan itu bisa diselenggarakan,” kata Budi Gunadi seperti dilansir dari Antara.
Pada pembangunan rumah sakit itu, dia menjelaskan, akan dikerjakan segera dengan target pembangunan bisa rampung sebelum masa jabatan Presiden Joko Widodo selesai pada 2024. ”Mudah-mudahan kalau RS ini ada, mungkin ini bisa diisi oleh dokter-dokter terbaik. Karena saya titipkan agar rumah sakit ini dibangun dan harus selesai sebelum masa jabatan Pak Jokowi selesai,” ujar Budi Gunadi.
Menkes menyatakan, data kementerian kesehatan menunjukkan kasus penyakit otak sekitar 300 ribuan per tahun, penyakit jantung 250 ribuan dan penyakit kanker 220 ribuan lebih. ”Jadi memang tiga penyakit utama ini yang paling membuat rakyat kita menderita,” tutur Budi Gunadi.
Dia menjelaskan, penderita jenis penyakit tersebut dianggap bisa saja melebihi dari angka-angka yang tercatat. Sebab dimungkinkan banyak kasus di tengah masyarakat yang tidak tercatat di pelayanan kesehatan.
”Biasanya kalau di Indonesia, pengalaman waktu Covid-19, kalau yang dicatat angkanya 1, yang benar kejadiannya bisa 3-4 kali karena kebanyakan yang tidak tercatat atau tidak terdiagnosis,” terang Budi Gunadi Sadikin.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman menyatakan, keberadaan RS UPT Vertikal Makassar tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulsel yang telah menyiapkan lahan di area CPI Makassar, dengan nilai Rp 2,7 triliun lebih. ”Ini tanah kelas 1 di Sulsel, tanahnya Rp 2,7 triliun kemarin dan tahun lalu saya serahkan ke Pak Menteri. Bukan tanpa sebab karena ini untuk masyarakat banyak, pembangunannya juga tidak bisa dipisahkan dengan kebiasaan masyarakat Sulsel yang sering makan makanan berbahan dasar daging,” papar Andi Sudirman.
Selain itu, tanah reklamasi seluas 12 hektare juga telah disiapkan Pemprov Sulsel untuk diserahkan ke pemerintah pusat yang letaknya tidak jauh dari areal pembangunan RS Vertikal Makassar. Dia turut mengapresiasi Menkes yang datang langsung melakukan peletakan batu pertama pembangunan RS Vertikal Makassar, Sulsel.
Terlebih data membuktikan bahwa Sulsel menduduki peringkat tertinggi kematian akibat penyakit otak, jantung, dan kanker, yakni sekitar 21 persen. ”Penyakit stroke banyak di sini. Ini harapan kita karena kita selalu berpikir, banyak yang justru membutuhkan waktu sangat lama untuk menjalani pengobatan bagi pasien stroke,” ucap Andi Sudirman.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
