Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Februari 2024 | 17.29 WIB

Nahas! Sepulang Beli Rokok, Suami di Bali Temukan Istrinya Tewas Gantung Diri

Kepolisian melakukan pemeriksaan terkait kematian wanita di kamar kosnya, di kawasan Sidakarya, Denpasar, Bali pada Rabu (21/2) malam. (Bali Express) - Image

Kepolisian melakukan pemeriksaan terkait kematian wanita di kamar kosnya, di kawasan Sidakarya, Denpasar, Bali pada Rabu (21/2) malam. (Bali Express)

JawaPos.com – Seorang perempuan berinisial CER, 29, ditemukan tewas gantung diri di kamar kos yang ditinggalinya bersama sang suami, DBYS, 29, di kawasan Sidakarya, Denpasar, Bali pada Rabu (21/2) malam.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menjelaskan jika peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh DBYS.

Saat itu, DBYS baru pulang dari membeli rokok di warung dekat kosnya. Setibanya di TKP, ia mendapati tubuh CER yang tergantung di depan ventilasi rumah.

“Saksi melihat leher korban terikat tali rafia. Ada air liur keluar dari mulut korban,” katanya dikutip dari Bali Express.

Pria itu lantas memeluk dan mengangkat tubuh CER, sembari menarik tali hingga terlepas. Setelah keduanya jatuh ke lantai, DBYS sontak berteriak histeris.

Tetangga yang mendengar teriakannya, segera datang dan membantu membawa korban ke Rumah Sakit Bali Mandara.

Menurut keterangan Dokter Rumah Sakit Bali Mandara, hasil pemeriksaan autopsi terdapat perbedaan dari kondisi jenazah korban gantung diri pada umumnya.

Kalau gantung diri, biasanya ada bekas simpul berbentuk V sampai ke leher belakang kepala dan lidah menjulur atau tergigit.

Lalu, biasanya ada air mani dan BAB, serta ujung-ujung jari kaki dan jari tangan membiru.

Sementara pada korban, semua ciri tersebut tampak berbeda. Jeratan tali pada leher depan lurus terputus sampai bawah telinga kiri dan kanan, lidah korban tampak jatuh ke belakang dan tak tampak kebiruan pada lidah ataupun mulut, lalu tidak ada air seni di kemaluan dan tidak ada BAB di pantat korban.

Karena hal tersebut, kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, diketahui ini bukan kali pertama CER melakukan upaya bunuh diri. Menurut kesaksian tetangga korban, AA, 31, korban pernah melakukan percobaan bunuh diri sekitar satu bulan yang lalu.

Saat itu, AA sedang nongkrong di dalam kamar kosnya yang bersebelahan dengan kamar korban. Ia kemudian mendengar suara seperti orang mendengkur.

Karena curiga, AA melihat korban sudah tergantung di depan pintu kamar dan segera membantu menyelamatkan korban.

“Korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan menggantung dirinya,” ungkapnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore