
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Kota Palembang Harrey Hadi. Ahmad Rafli Baiduri/Antara
JawaPos.com–Pemerintah Kota Palembang menyusun Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2024-2026. Itu dilakukan untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2022 bahwa kepala daerah yang akan berakhir masa jabatan diwajibkan menyusun RPD.
”Penyusunan RPD memang harus dilakukan kepala daerah menjelang akhir masa jabatan sesuai Inmendagri. Ini akan menjadi pedoman Plt Wali Kota Palembang,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Kota Palembang Harrey Hadi seperti dilansir dari Antara di Palembang.
Pada Rencana tersebut dimasukkan evaluasi persoalan pemerataan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan infrastruktur Kota Palembang. ”Kami ingin pembangunan di segala sektor itu harus bermuara kepada upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), karena saat ini IPM Kota Palembang tertinggi di Sumatera Selatan (Sumsel),” ucap Harrey Hadi.
Soal kemiskinan dan pengangguran masih menjadi tugas Pemkot Palembang ke depan. Selain itu, masalah sanitasi dan perbaikan jalan juga dimasukkan pada perencanaan tersebut.
”Rencana kegiatan ini berupa tema pembangunan ditekankan pada upaya bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat selain harus menjaga infrastruktur yang ada. Penanganan masalah banjir yang dikeluhkan masyarakat, kemudian pengelolaan sampah, kemacetan, dan kawasan kumuh tetap kami upayakan menjadi prioritas,” terang Harrey Hadi.
Dia mengatakan, pada perencanaan RPD tersebut dapat menjadi lebih matang karena adanya visi dan misi Wali Kota Palembang yang baru. ”Kekurangan pada rencana tersebut adalah tidak adanya visi dan misi, karena itu nantinya wali kota yang baru dapat melengkapinya,” papar Harrey Hadi.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, akan terus fokus meningkatkan bidang pendidikan dan pembangunan infrastruktur, penanganan banjir, serta pengelolaan sampah menjelang masa akhir jabatan.
”Kota Palembang dengan jumlah penduduk 1,6 juta jiwa membutuhkan sentuhan pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan merata guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menyejahterakan rakyat,” tutur Harnojoyo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
