
Proses pembangunan jembatan Jongbiru-Mrican (Foto: WAHYU ADJI/JPRK)
JawaPos.com – Jadi salah satu alternatif jalan non tol menuju Bandara Internasional Dhoho Kediri, pembangunan fisik Jembatan Jongbiru-Mrican terus dikebut.
Diketahui, hingga pekan ini, progres jembatan yang menghubungkan Kabupaten Kediri dan Kota Kediri itu sudah ada di angka 50 persen. Progresnya menunjukkan tren positif.
Dari pantauan Radar Kediri (JawaPos Grup), Rabu (21/2), pembangunan jembatan terus dikerjakan oleh pelaksana proyek.
Kini, pengecoran abutmen yang sebelumnya hanya dilakukan di sisi selatan sudah dilakukan juga di sisi utara.
“Sampai saat ini sudah mencapai angka 50 sampai 55 persen,” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama.
Pemasangan pier jembatan dan perakitan ereksen atau rangka jembatan juga turut dikebut. Bahkan, progres perakitan rangka di sisi selatan jembatan sudah nyaris sampai tengah Sungai Brantas.
Meski pengerjaan jembatan sedikit mengalami kendala karena musim penghujan, Irwan menyebut hal itu tak sepenuhnya memengaruhi pengerjaan jembatan secara umum.
Karena jika dilihat dari timeline, progres pembangunan jembatan ini masih sesuai dengan jadwal yang ditentukan hingga saat ini.
Tren positif itu pun membuatnya optimistis pembangunan jembatan akan rampung pada waktu yang sudah ditentukan.
Untuk diketahui, jadwal perampungan proyek ini ditentukan pada 1 Mei mendatang. Sehingga, pada tanggal 2 Mei jembatan sudah bisa digunakan secara normal.
“Semoga pembangunan dapat rampung sesuai dengan jadwal,” harapnya.
Disisi lain, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Kediri Sukadi mengatakan, Jembatan Jongbiru adalah salah satu akses penting di Kabupaten Kediri.
Sebab, jembatan tersebut nantinya akan jadi salah satu akses utama ke bandara bagian utara. “Sebelum ada tol jembatan tersebut sangat penting untuk akses bandara,” tandasnya.
Selain itu, fungsi lain dari jembatan tersebut juga dapat digunakan untuk mengurai kemacetan di area menuju ke barat sungai. “Semoga macet dapat dikurangi dengan kembalinya Jembatan Jongbiru,” pungkasnya.
Karena diketahui, saat ini hanya ada satu akses jalan bagi para pengendara dari timur sungai yang ingin menuju ke barat sungai, yaitu melalui Jembatan Semampir. Sehingga terkadang disana mengalami kemacetan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
