
Titiek Soeharto saat menghadiri peresmian 27 jembatan serta peletakan batu pertama pembangunan 83 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Selasa (17/3/2026). (Mabes Polri)
JawaPos.com - Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas komitmennya menjalankan program Presiden Prabowo Subianto. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah pembangunan jembatan untuk mempermudah aktivitas masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan Titiek saat menghadiri peresmian 27 jembatan serta peletakan batu pertama pembangunan 83 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Selasa (17/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah di daerah.
Dalam kesempatan itu, Titiek menyampaikan penghargaan kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang telah merealisasikan pembangunan infrastruktur tersebut. Ia menilai langkah tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Saya ingin menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia di bawah pimpinan Pak Kapolri, Jenderal Sigit, beserta utamanya kepada Polda Riau yang sudah membangun baru saja kita resmikan ada 27 jembatan,” kata Titiek.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat di daerah. Infrastruktur tersebut dapat memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Titiek menambahkan bahwa jembatan tersebut juga memudahkan akses pendidikan bagi anak-anak di daerah. Dengan adanya jalur penghubung yang lebih baik, para pelajar dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan lancar.
“Yang menghubungkan dua daerah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sehingga sekolah anak-anak bisa sekolah dengan lancar, sesuai dengan ini perintah Pak Presiden langsung dilaksanakan oleh Pak Kapolri beserta jajarannya,” ujar Titiek.
Ia juga meyakini pembangunan jembatan tidak hanya dilakukan di wilayah Riau. Menurutnya, program serupa berpotensi dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.
Hal tersebut dinilai sejalan dengan komitmen Polri dalam mendukung berbagai program pemerintah. Titiek menilai kepolisian aktif membantu percepatan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain pembangunan jembatan, ia juga menyinggung berbagai program lain yang telah didukung Polri. Salah satunya adalah keterlibatan kepolisian dalam program swasembada pangan, khususnya produksi jagung.
“Jadi mudah-mudahan, ini bukan tugas kepolisian tentunya untuk membangun jembatan, tapi karena terpanggil untuk segera menyelesaikan masalah-masalah yang ada di daerah supaya anak-anak bisa belajar dengan baik, ke sekolah dengan baik, dan perekonomian kedua bagian sisi jembatan ini bisa berjalan dengan baik,” paparnya.
Menurut Titiek, langkah Polri tersebut menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menilai pembangunan jembatan juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah yang terhubung oleh infrastruktur tersebut.
“Makanya kepolisian turun tangan dan sekali lagi kami dari Komisi IV mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas langkah-langkah kerja nyata dari Polri yang telah dilakukan selama ini,” tambahnya mengakhiri.
