Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Februari 2024 | 02.07 WIB

Bikin Heboh Usai Berniat Jual Ginjal Demi Kampanye, Kabar Perolehan Suara Caleg Asal Bondowoso Bikin Miris

Caleg di Bondowoso, Erfin Dewi Sudanto menunjukkan surat pernyataan menjual ginjal untuk membiayai kampanye. (ISTIMEWA )


JawaPos.Com - Kabar calon legislatif (caleg) asal Bondowoso bernama Erfin Dewi Sudanto terpantau cukup memprihatinkan.

Sebelumnya, Erfin Dewi Sudanto diketahui sempat bikin heboh lantara nekat maju kampanye dengan modal minim hingga berniat jual ginjal.

Sebelumnya, Erfin Dewi Sudanto mengaku melakukan hal tersebut lantaran ingin mengabdi pada masyarakat di daerahnya.

Ya, demi berjalannya kampanye dalam pencalonannya sebagai caleg, ia berniat untuk menjual ginjal untuk modal.

Alhasil, usai pemilu 2024 telah berlangsung pada 14 Februari 2024 lalu, perolehan suara Erfin Dwi Sudanto kini kembali jadi sorotan.

Dilansir dari Radar Kudus, Selasa (20/2), Erfin diketahui maju sebagai Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) dengan nomor urut 9 dapil Bondowoso 1, Jawa Timur.

Memantau kabar caleg asal Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso tersebut, Erfin tampaknya harus menelan kekecewaan.

Pasalnya, dalam perhitungan sementara ini, Erfin Dewi Sudanto hanya mendapat 40 suara.

Baca Juga: Masih Ingat Caleg yang Rela Jual Ginjal Demi Kampanye? Begini Kabarnya Sekarang

Berdasarkan rekapitulasi KPU dalam situs pemilu2024.kpu.go.id, yang diakses peer Selasa (20/2), Dapil Bondowoso 1 menyelesaikan penghitungan di 256 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Diketahui terdapat total 475 TPS yang ada atau mencapai 53,89 persen.

Sebelumnya, Erfin dikenal berdedikasi dan totalitasnya saat menjabat sebagai kades.

Namun dirinya kini tengah menghadapi tantangan ekonomi.

Ia pernah mendapatkan gaji hanya Rp 450.000 dan naik menjadi Rp 1.050.000.

Di akhir masa jabatannya, Erfin mengaku bahkan sempat menjual rumah warisannya untuk kegiatan desa.

Pasca masa jabatannya, Erfin mencoba kembali maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Bataan.

Namun usahanya gagal karena biaya pendaftaran yang tinggi. Ia juga sempat mencalonkan diri di Pilkades Desa Kajar namun tidak lolos tahap administrasi.

Pertemuan dengan ketua partai di Bondowoso membuka peluang baginya untuk maju sebagai caleg DPRD Bondowoso.

Baca Juga: Profil Erfin Dewi Sudanto, Caleg di Bondowoso yang Nekat Jual Ginjal Demi Danai Kampanye

Meskipun awalnya ragu karena kondisi ekonomi yang sulit, Erfin akhirnya setuju untuk maju, didorong oleh dukungan dari ketua partai.

Namun, realitas pemilihan membuat Erfin sadar akan kebutuhan modal uang yang besar.

Hal ini terutama diperlukan untuk kegiatan sosial dan interaksi dengan masyarakat, di mana warga kerap bertanya tentang insentif finansial.

Erfin akhirnya memutuskan untuk menjual ginjalnya sebagai solusi untuk mendanai kampanyenya.

Menurut Erfin, keputusan menjual ginjal bukanlah untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk masyarakat.

Jika terpilih, ia berjanji akan menggunakan 50 persen dari gajinya untuk kegiatan kemasyarakatan.

“Yang terpenting jiwa kita, hati nurani kita dan ruh kita yang akan dikenang oleh masyarakat,” tutur Erfin.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore