
Pimpinan Kanwil Kemenag Sumatera Barat (Sumbar) saat meminta klarifikasi pihak perjalanan haji dan umroh PT Bumi Minang Pertiwi (BMP) atas peristiwa penelantaran jamaah umroh asal Sumbar di Mekah dan Malaysia di Kantor Kemenag Sumbar, Minggu (1/4).
JawaPos.com - Empat hari pasca ribut-ribut soal penelantaran jamaah umroh asal Sumbar di Mekah dan Malaysia, biro perjalanan haji dan umroh PT Bumi Minang Pertiwi (BMP) akhirnya memenuhi panggilan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (1/4).
Pemanggilan tersebut bertujuan untuk meminta klarifikasi perusahaan terkait yang diduga menelantarkan 121 jamaah. Baik yang telah berada di Mekah, maupun yang tengah menunggu proses keberangkatan di Malaysia.
Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Hendri mengatakan, pihaknya masih harus mempelajari hasil pertemuan hari ini sebelum menjatuhkan tindakan terhadap PT BMP. Pihaknya memandang, kedatangan BMP memenuhi panggilan Kemenag Sumbar adalah sebuah itikad baik yang menunjukkan BMP bertanggungjawab atas pemulangan dan penjadwalan ulang bagi jamaah umroh yang sudah menyelesaikan pembayaran.
"Hasil klarifikasi pihak perusahaan ini kami pelajari dulu masalahnya seperti apa. Setelah itu, baru kita ambil kesimpulan," katanya pada sejumlah wartawan, Minggu (1/4).
Pemberian sanksi tentu akan dilakukan jika memang PT BMP terbukti lalai dalam mengakomodir hak para jamaah umroh.
Sementara itu, Direktur Utama PT BMP, Edi Kurniawan menjelaskan, jika permasalahan yang membuat jamaah terlantar bermula dari proses konfirmasi deposit atas tiket yang terkendala.
Menurutnya, pihak BMP sudah menyerahkan deposit untuk pembayaran tiket pesawat jamaah pada sebuah biro perjalanan di Malaysia. Namun, karena satu dan lain hal, pihak biro perjalanan di Malaysia tidak mengkonfirmasi pembayaran tiket tersebut.
"Terkait tiket, ada rekanan kami di Malaysia, kami sudah deposit tiket tapi tidak mereka konfirmasi. Nah ini sudah kami jelaskan kepada jamaah untuk dipahami. Kami akan bertanggungjawab kepada jamaah dan melakukan reschedule ulang," jelas Edi usai.
Pihak BMP, kata Edi, memastikan bahwa seluruh jamaah akan dipulangkan paling lambat tanggal 5 April 2018 mendatang. Beberapa hari ke depan akan dilakukan pemulangan bagi jamaah yang masih berada di Malaysia. Senin (2/4) besok akan dipulangkan satu grup dari Malaysia. Menyusul kemudian, tiga grup dipulangkan pada Selasa (3/4) dan satu grup lagi pada Kamis (5/4).
"Seluruh jamaah yang tertunda keberangkatannya akan dijadwalkan ulang pada bulan Oktober, November, dan Desember 2018," kata Edi.
Sebelumnya, 84 orang jamaah asal Sumatera Barat terkatung-katung di Mekah, Arab Saudi. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Vicky Masril, 30, salah seorang jamaah yang turut menunaikan ibadah umrah bersama PT Bumi Minang Pertiwi (BMP).
Melalui pesan WhatsApp Vicky menuturkan, dia bersama 83 orang jamaah lainnya tidak bisa masuk kamar hotel Elaff Almashar, Mekkah. "Sejak tadi malam (waktu setempat), kunci hotel kami diblokir. Kami tidak bisa masuk. Alasannya, pihak PT BMP tidak membayar sewa hotel," kata Vicky melalui pesan WhatsApp-nya kepada JawaPos.com, Kamis (29/3) sore.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
