Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Februari 2024 | 16.30 WIB

4 Desa di Tanggulangin Sidoarjo Terendam Banjir, Bupati dan Pihak Terkait Siapkan Solusi

Bupati Sidoarjo berkoordinasi siapkan solusi banjir. (Radar Sidoarjo) - Image

Bupati Sidoarjo berkoordinasi siapkan solusi banjir. (Radar Sidoarjo)

JawaPos.com - Akibat curah hujan yang deras selama beberapa hari terakhir, empat desa di Kecamatan Tanggulangin mengalami banjir.

Keempat desa tersebut adalah Desa Kedungbanteng, Desa Banjarpanji, Desa Banjarasri, dan Desa Kalidawir.

Dikutip dari Radar Sidoarjo (JawaPos Grup), Senin (19/2), Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menetapkan keempat desa tersebut sebagai wilayah Tanggap Darurat Bencana Banjir.

Genangan air di keempat desa itu mencapai puncaknya pada Sabtu sore (17/2). Situasi paling parah terjadi di Desa Kedungbanteng, di mana air mencapai ketinggian sekitar 30 sentimeter dan telah masuk ke dalam rumah-rumah warga.

Akibatnya, sebagian warga diungsikan ke Balai Desa Kedungbanteng dan Balai RT 08. Sebanyak 25 warga mengungsi di Balai Desa Kedungbanteng, sementara 38 warga lainnya mengungsi di Balai RT 08.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, langsung memantau kondisi genangan air di keempat desa tersebut.

Beliau menyatakan bahwa genangan air tersebut bukan hanya disebabkan oleh faktor cuaca, tetapi juga karena penurunan tanah di wilayah tersebut.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalisir genangan air, mulai dari peninggian tanah hingga pembangunan rumah pompa air. Namun, masalah penurunan muka tanah yang terus terjadi menjadi perhatian utama.

Bupati Muhdlor menekankan pentingnya menangani kebutuhan warga yang terdampak banjir, termasuk kebutuhan akan air bersih dan bantuan makanan.

Seluruh pihak terkait, termasuk BPBD Sidoarjo, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air, akan bergerak bersama untuk menangani bencana ini.

Dana dari Belanja Tidak Terduga (BTT) akan digunakan untuk penanganan bencana ini, dan penambahan blower air untuk menyedot genangan air juga akan dilakukan.

Selain itu, rencana penanggulangan sungai juga menjadi prioritas, dengan eksekusi penanggulan sungai avoer Kedungbanteng sepanjang 800 meter di tahun 2025, serta penanggulangan sepanjang 200 meter di tahun ini.

Sementara itu, bantuan kepada pengungsi berupa makanan siap saji, biskuit, terpal, bantal, matras, dan kasur lipat telah diserahkan.

Tim Tanggap Darurat Bencana Banjir akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama perangkat desa terdampak, untuk penanganan yang lebih efektif.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore