Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Februari 2024 | 04.15 WIB

Bunga Pacar Air di Peterongan Jombang Mulai Bermekaran saat Musim Hujan, Petani Lakukan Perawan Eksta

Petani bunga pacar air di Dusun/Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, saat merawat tanamannya (Anggi Fridianto/Radar Jombang) - Image

Petani bunga pacar air di Dusun/Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, saat merawat tanamannya (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JawaPos.com - Memasuki musim hujan, bunga pacar air yang berada di Dusun/Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Jombang mulai bermekaran.

Meski demikian, petani bunga pacar air di Desa Dukuhklopo harus melakukan perawatan ekstra karena gulma yang terus bermunculan.

Pada Sabtu (17/2), Palidin, salah satu petani bunga pacar air di Desa Dukuhklopo tampak sibuk mencabuti gulma yang tumbuh mengerumuni tanaman bunga pacar air.

Selain mencabuti gulma, pria paruh baya tersebut juga mengambil ember untuk menguras air yang menggenangi lahan.

Dikutip dari Jombang Banget (Jawa Pos Group), Minggu (18/2), aktivitas tersebut sudah dijalani oleh Palidin, 50, setiap hari sebagai petani bunga pacar air.

"Kalau musim hujan ya harus dirawat. Karena gulma seperti rerumputan ini tumbuh subur. Baru dua minggu saya cabuti, sekarang tumbuh lagi," ujarnya sembari menunjukkan rumput liar yang dimaksud.

Selain gulma, kendala lain yang harus dihadapi saat musim hujan seperti sekarang adalah banyaknya tanaman mati akibat tergenang air.

Palidin juga menjelaskan bahwa tanaman akan mati jika akarnya satu minggu lebih tergenang air.

Oleh sebab itu, dirinya mengaku sering mengontrol sawahnya dan mengurus sawah yang tergenang.

"Ini harus dikuras, kalau tidak airnya tetap menggenang," jelas Palidin.

Pada musim hujan ini, dirinya mengaku bahwa tanaman pacar air tumbuh dengan maksimal, bunga yang dihasilkan juga lebat. Sayangnya, harga di pasaran sedang turun.

"Sekarang menurun, per ukuran plastik besar atau sekitar 2 kilogram cuma Rp 15.000," jelasnya lagi.

Harga tersebut tergolong murah jika dibandingkan hari-hari tertentu, di mana harga normalnya antara Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per kilogram.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore