Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Februari 2024 | 23.42 WIB

Gangster Meksiko di Bali Tak Kooperatif soal Motif Penembakan dan Asal Pistol Makarov, Benarkah Ada Konflik dengan Gangster Turki?

Barang bukti senjata api jenis pistol Makarov yang ditemukan di semak-semak dekat Hotel Pal House Mengwi. - Image

Barang bukti senjata api jenis pistol Makarov yang ditemukan di semak-semak dekat Hotel Pal House Mengwi.

JawaPos.com - Kasus penembakan brutal di vila Palm House Tumbakbayuh Mengwi Badung Bali terus didalami polisi. Empat gangster Meksiko yakni Sicairos Valdes Roberto, 27; Escobedo Juan Antonio, 24; Aramburo Contreras Jose Alfonso, 32, dan Deraz Gonzalez Victor Eduardo, 36, sudah diamankan. Nama terakhir telah mendekam di Rumah Tahanan Mapolres Badung, Balu.

Hanya saja, kabarnya empat orang tersebut belum kooperatif menyangkut motif penembakan dan asal-usul senjata api berupa pistol Makarov yang telah diamankan.

"Hingga sekarang, motif penembakan tersebut masih didalami oleh tim gabungan," ungkap sumber petugas kepolisian dilansir dari Radar Bali (Jawa Pos Group).

Tim Mabes Polri, Polda Bali, dan Polres Badung terus mendalami terkait temuan senpi jenis Baykal Makarov 800 M. Senpi tersebut ditemukan di semak-semak seputaran Vila The Palm House Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung, pada Selasa, 30 Januari 2023.

Usai Sicairos Valdes Roberto, 27, dimankan di Nganjuk, Jatim, dan telah tiba di Bali pada Kamis (31/1), pemeriksaan langsung dilakukan. Namun, Roberto cs belum kooperatif.

"Kuat dugaan, Makarov yang ditemukan tak jauh dari TKP, dibuang setelah melakukan penembakan. Tiga pelaku diamankan lebih awal, mengaku tidak tahu. Sedangkan Roberto kebanyakan diam ketika diinterogasi. Ya mereka belum kooperatif," timpal sumber.

Oleh karena itu, tim gabungan tidak tergesa-gesa untuk melakukan penyidikan. Juga nantinya akan didalami terkait keterlibatan orang lokal dalam melancarkan kejahatan para gangster Meksiko tersebut. Sebab, hasil pemeriksaan proyektil, selongsong, dan peluru yang ditemukan di TKP, merupakan peluru kaliber 7,65x17mm buatan PT. Pindad.

"Kami akan dalami keterlibatan orang lokal. Empat pelaku telah jalani pemeriksaan, namun belum kooperatif, sekarang telah dijebloskan ke tahanan. Nantinya akan di bon lagi untuk raksasa," cetus sumber sembari meminta namanya dirahasiakan.

Senada disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan, kepada Jawa Pos Radar Bali (Jawa Pos Group), dia menyatakan pihaknya masih melakukan pengembangan. Tentunya, sesuai Standar Operasional Prosedur. Dikatakan, pelaku dan korban sama-sama orang asing sehingga polisi harus profesional dalam bekerja.

Jansen mengatakan agar diberikan waktu untuk tim gabungan melakukan lidik. Jika telah dinyatakan lengkap, hasilnya akan disampaikan kepada media. "Kami akan usut tuntas sampai ke akar permasalahan melibatkan geng Meksiko vs Turki," pungkas Jansen.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore