Lapak para pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Panglima Sudirman disinyalir ganggu lahan parkir. (AKHMAD NUR KHOIRI/ RADAR TRENGGALEK)
JawaPos.com - Berkurangnya lahan parkir akibat semakin banyaknya keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Panglima Sudirman, menjadi permasalahan baru bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek.
Hal tersebut tentu berimbas pada banyaknya pula keluhan masyarakat yang masuk ke satuan polisi (satpol) pamong praja dan kebakaran (PPK). Tak menunggu waktu lama, Satpol PPK pun akhirnya turun tangan.
Langkah awal yang dilakukan pasukan penegak perda itu adalah dengan mendata para PKL. Selanjutnya, data tersebut bakal turut dipertimbangkan dalam mencari solusi bersama pihak terkait lainnya.
“Masih kami koordinasikan dengan OPD terkait, karena ini bukan hanya ranah dari satpol PPK,” ujar Kepala Satpol PPK, Habib Solehudin, seperti yang dikutip Radar Trenggalek (JawaPos Grup), pada Senin (29/1).
Habib mengatakan, dalam pencarian solusi tersebut, Satpol PPK akan menggandeng dan mengajak berdiskusi beberapa OPD terkait. Diantaranya, dinas perhubungan (dishub) dan dinas koperasi, usaha mikro, dan perdagangan (diskomidag).
"Hasil koordinasi dengan OPD terkait nantinya akan menentukan langkah selanjutnya," katanya.
Habib mengaku, pihaknya sangat menyayangkan keberadaan PKL yang menjajakan dagangannya di jalan itu.
Padahal sebelumnya, pemerintah daerah (pemda) sudah memberikan izin para PKL itu untuk berjualan saat car free day (CFD) di sekitar alun-alun.
Selama periode waktu CFD itu, para PKL diperbolehkan berjualan di sekitar alun-alun. “Jadi mulai Jumat sampai Minggu, para pedagang boleh berjualan di sana (sekitar alun-alun, Red),” jelasnya.
Beruntungnya, Satpol PPK mampu dengan cepat menyadari bahwa keberadaan PKL yang disinyalir menghalangi parkir tersebut dapat berdampak pada ketidaklancaran lalu lintas dan ketertiban umum juga.
Sehingga, Habib menyebut pihaknya bakal berusaha untuk menemukan solusi dari permasalahan ini.
Salah satunya, dengan mencarikan lokasi yang lebih tepat dan terorganisasi untuk PKL yang ada di Jalan Panglima Sudirman.
“Kami berharap akan ada tempat tersendiri untuk PKL, mengingat mereka (PKL, Red) juga merupakan bagian dari kegiatan ekonomi masyarakat," ungkap Habib.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
