Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Agustus 2022 | 04.12 WIB

Pemprov Jatim Hitung Gizi Anak demi Penuhi Target Zero Stunting

Ketua TP PKK kota Pasuruan mencicipi Bakso ikan hasil demo masak bersama Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Emil Dardak. Istimewa - Image

Ketua TP PKK kota Pasuruan mencicipi Bakso ikan hasil demo masak bersama Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Emil Dardak. Istimewa

JawaPos.com–Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur menargetkan Jawa Timur zero stunting pada 2022. Artinya, tidak ada lagi anak dengan gizi buruk.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Emil Dardak menyatakan, salah satu cara untuk menanggulangi stunting dengan melakukan monitoring kesehatan dan perkembangan balita melalui Komunitas Ibu dan PKK. Program tersebut merupakan program usaha kesehatan berbasis masyarakat (UKBM).

"Kegiatan ini dilakukan oleh dan untuk masyarakat. Peran Komunitas Ibu dan PKK di tengah masyarakat sangat besar. Banyak program yang diperuntukkan bagi pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui,dan anak,” kata Arumi dalam acara peluncuran Program Komunitas Isi Piringku, Rabu (10/8).

Program Isi Piringku, kata Arumi, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya edukasi kesehatan, gizi, dan pola asuh yang baik selama periode tumbuh kembang anak. Hal itu sebagai upaya inovatif, promotif, dan preventif, menuju Generasi Emas 2046.

Arumi menjelaskan, dengan komunitas itu, sosialisasi dan edukasi bisa terus dilakukan. Sebab, intervensi gizi saja tidak bisa menghilangkan stunting.

"Saat ini dengan kemajuan teknologi, semua informasi bisa diakses dan dipelajari. Karena selama ini selain faktor ekonomi, stunting juga bisa terjadi karena faktor ketidaktahuan atau keterbatasan informasi. Edukasi semacam ini ditambah intervensi gizi yang masif akan bisa efektif menjadi bagian aksi pencegahan stunting,” tambah Arumi.

Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo berjanji Program Isi Piringku akan memberikan edukasi kepada para ibu/orang tua, dengan tujuan memperkuat pemahaman gizi seimbang di masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.

"Kami berupaya berkontribusi untuk memutus mata rantai stunting dengan edukasi gizi seimbang dan kesehatan. Upaya ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk pencegahan stunting dan promosi gaya hidup sehat kepada Komunitas Ibu dan PKK,” ujar Karyanto.

Program Isi Piringku dikembangkan Danone Indonesia bersama IPB sejak 2017, berupa modul pembelajaran sebagai panduan edukasi gizi yang dapat digunakan guru pendidikan anak usia dini (PAUD) atau TK (4-6 tahun). Isi Piringku adalah panduan sekali makan dengan asupan nutrisi yang berimbang. Panduan itu menggantikan kampanye 4 sehat 5 sempurna yang sudah tidak digunakan lagi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore