
Ketua TP PKK kota Pasuruan mencicipi Bakso ikan hasil demo masak bersama Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Emil Dardak. Istimewa
JawaPos.com–Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur menargetkan Jawa Timur zero stunting pada 2022. Artinya, tidak ada lagi anak dengan gizi buruk.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Emil Dardak menyatakan, salah satu cara untuk menanggulangi stunting dengan melakukan monitoring kesehatan dan perkembangan balita melalui Komunitas Ibu dan PKK. Program tersebut merupakan program usaha kesehatan berbasis masyarakat (UKBM).
"Kegiatan ini dilakukan oleh dan untuk masyarakat. Peran Komunitas Ibu dan PKK di tengah masyarakat sangat besar. Banyak program yang diperuntukkan bagi pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui,dan anak,” kata Arumi dalam acara peluncuran Program Komunitas Isi Piringku, Rabu (10/8).
Program Isi Piringku, kata Arumi, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya edukasi kesehatan, gizi, dan pola asuh yang baik selama periode tumbuh kembang anak. Hal itu sebagai upaya inovatif, promotif, dan preventif, menuju Generasi Emas 2046.
Arumi menjelaskan, dengan komunitas itu, sosialisasi dan edukasi bisa terus dilakukan. Sebab, intervensi gizi saja tidak bisa menghilangkan stunting.
"Saat ini dengan kemajuan teknologi, semua informasi bisa diakses dan dipelajari. Karena selama ini selain faktor ekonomi, stunting juga bisa terjadi karena faktor ketidaktahuan atau keterbatasan informasi. Edukasi semacam ini ditambah intervensi gizi yang masif akan bisa efektif menjadi bagian aksi pencegahan stunting,” tambah Arumi.
Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo berjanji Program Isi Piringku akan memberikan edukasi kepada para ibu/orang tua, dengan tujuan memperkuat pemahaman gizi seimbang di masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.
"Kami berupaya berkontribusi untuk memutus mata rantai stunting dengan edukasi gizi seimbang dan kesehatan. Upaya ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk pencegahan stunting dan promosi gaya hidup sehat kepada Komunitas Ibu dan PKK,” ujar Karyanto.
Program Isi Piringku dikembangkan Danone Indonesia bersama IPB sejak 2017, berupa modul pembelajaran sebagai panduan edukasi gizi yang dapat digunakan guru pendidikan anak usia dini (PAUD) atau TK (4-6 tahun). Isi Piringku adalah panduan sekali makan dengan asupan nutrisi yang berimbang. Panduan itu menggantikan kampanye 4 sehat 5 sempurna yang sudah tidak digunakan lagi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
