
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memulai gelaran pasar murah tahun ini di Kabupaten Lamongan pada Senin (22/1).
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memulai gelaran pasar murah tahun ini. Acara perdana dilaksanakan di Pintu Air Kuro, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, pada Senin (22/1).
Pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Selain itu, menjaga kestabilan harga dan pasokan bahan pokok di Jatim.
”Ini ikhtiar kami melalui salah satu program yang diharapkan bisa menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat. Tujuannya jelas agar mereka mampu mendapatkan bapok dengan harga yang terjangkau di tengah kondisi apapun,” ujar Khofifah.
Gubernur menambahkan, pasar murah itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melakukan monitoring dan pengendalian terhadap harga bahan pokok di masyarakat. Hal itu dilatari kenaikan indeks harga konsumen (IHK) secara year on year (y-o-y) pada Desember 2023. Itu berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS).
”Angka yang sebelumnya 114,25 pada Desember 2022 menjadi 117,59 di Desember 2023. Jadi kami sering sidak dan menggelar pemantauan di berbagai pasar di Jawa Timur untuk mendorong agar harga terjaga. Selain itu kami juga memastikan ketersediaan mencukupi,” kata Khofifah.
Adapun harga bahan pokok yang dijual di pasar murah Kabupaten Lamongan di bawah harga eceran tertinggi (HET) di antaranya, beras medium sebanyak 10 ton dijual dengan harga Rp 10.200/kg. Disediakan juga Minyakita sebanyak 1.200 liter dengan harga Rp 13.000/liter. Kemudian gula pasir 250 kg yang dibanderol dengan harga Rp 14.000/kg. Lalu telur ayam ras disediakan sebanyak 250 kg dijual dengan harga Rp 24.000/kg.
HET di Kabupaten Lamongan untuk beras medium Rp 10.900/kg, Minyakita Rp 14.000/liter, gula Rp 16.000/kg, dan telur ayam ras seharga Rp 27.000/kg.
Terkait ketersediaan bahan pokok, Gubernur Khofifah memastikan saat ini relatif dalam kondisi cukup aman. Masyarakat tidak perlu takut kekurangan. Meski demikian, diakuinya masih ditemukan bahan pokok yang dijual di atas HET.
Khofifah menyatakan, Pemprov Jatim berkomitmen untuk menjaga kestabilan harga sehingga segala kebutuhan masyarakat senantiasa terpenuhi.
”Alhamdulillah, dari apa yang kita saksikan di lapangan, suplai serta ketersediaan bapok kita saat ini relatif dalam kondisi cukup dan aman,” ucap Khofifah.
Gubernur Khofifah turut mengajak masyarakat yang membawa anak kecil untuk berbaris mengantre. Gubernur membagikan 1 kg telur gratis kepada para ibu hamil dan balita. Begitu juga para lansia yang menerima 5 kg beras gratis.
Selain bahan pokok, pasar murah juga menjual berbagai produk-produk UMKM/IKM unggulan Kabupaten Lamongan. Gubernur juga turut menyerahkan zakat produktif senilai Rp 500.000 dan sembako kepada 100 orang pelaku usaha ultra mikro di sekitar wilayah Pintu Air Kuro.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
