
Armada minibus dari PO Bagong yang akan beroperasi dalam rute trayek Mojokerto-Batu via Cangar. (Instagram)
JawaPos.com – Minibus yang disiapkan menjadi angkutan umum rute Mojokerto-Batu via Cangar saat ini telah menjalani proses uji coba pada Jumat (19/1) kemarin. Dalam pekan ini direncanakan minibus sudah bisa beroperasi melewati jalur tanjakan dan turunan di Pacet-Cangar.
Dilansir dari Radar Mojokerto (JawaPos Group), Dinas Perhubungan Jawa Timur melalui Kepala UPT P3 LLAJ Mojokerto Pudjo Tri Suwalihadi menyampaikan proses uji coba Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) Non Ekonomi ini telah dilaksanakan pada hari Jumat (19/1) kemarin.
Proses uji coba itu dilakukan dengan mengirimkan dua minibus yang masing-masing berisi muatan lima orang. Selama seharian itu, armada milik PO Bagong tersebut mencoba jalur rute dari Terminal Kertajaya Mojokerto hingga Terminal Kota Batu secara Pulang Pergi (PP).
“Dua buah mini bus kemarin sudah diuji coba dengan membawa muatan lima orang dan Pulang Pergi (PP)” kata dia.
Hasil uji coba armada minibus itu menurutnya relatif bagus. Sepanjang rute 50 kilometer itu, minibus Mitsubishi Canter dengan kapasitas mesin 3900 cc dan mampu memuat 15 kursi penumpang itu tidak mengalami kendala yang berarti saat melewati tanjakan dan turunan di Cangar.
Tetapi masih ada evaluasi terutama terhadap para sopir yang menurutnya masih butuh waktu beradaptasi terhadap penguasaan medan jalur.
“Pada saat menanjak atau menurun tidak ada masalah. Tetapi pada waktu menikung di Gotekan dan Gajah Mungkur manuver minibus terlalu melebar. Kalau nanti sudah sering jalan maka sopirnya akan terbiasa” ujar Pudjo.
Sepanjang jalur itu sarana dan prasarana lalu lintas juga dinilai mendukung operasional angkutan minibus AKDP itu. Seperti rambu jalan hingga Penerangan Jalan Umum (PJU) dan sejumlah pos relawan jaga.
Ia juga menyampaikan nantinya akan ada pos pemberhentian sementara untuk armada minibus sebanyak tiga pos wajib berhenti dan satu pos tidak wajib berhenti. Pos itu berada di Pemandian Air Panas Cangar, Rest Area Sendi, dan Bundaran Pacet. Setiap armada wajib berhenti sekitar 15-30 menit di tiga pos itu.
Sementara satu pos lain yang tidak wajib berhenti terletak di parkiran wisata Air Terjun Watu Ondo jika memang dirasa perlu untuk berhenti.
“Tujuan adanya pos pemberhentian ini adalah untuk mendinginkan sistem pengereman pada tiap armada. Sekaligus memperkenalkan beberapa destinasi wisata yang ada di sepanjang rute jalur” ujarnya.
Telah dilaksanakannya uji coba tersebut sejalan dengan rencana peresmian angkutan minibus trayek Mojokerto-Batu pekan ini. Seluruh aspek operasional dinilai oleh Dishub sudah memenuhi standar. Maka dari itu rute trayek ini akan segera diresmikan.
“Insyaallah kalau tidak ada halangan pekan ini akan diresmikan” pungkasnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
