
Aksi damai penutupan akses jalan ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan Kabupaten Bantul, DIJ. Hery Sidik/Antara
JawaPos.com–Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X bakal membuka ruang dialog dengan warga yang menutup akses jalan menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Piyungan, Kabupaten Bantul.
”Nanti kami usahakan untuk bisa punya waktu (berdialog dengan warga),” ujar Sri Sultan seperti dilansir dari Antara di Kompleks Kepatihan, Jogjakarta, Selasa (10/5).
Menurut Sultan, volume sampah di TPA Regional Piyungan sudah melebihi kapasitas. Sehingga, akan diperluas atau dilakukan pengembangan.
Lahan untuk perluasan TPA Regional Piyungan, kata Sultan, telah tersedia. ”Yang prinsip memang (TPA) yang lama ini akan kami tutup akan kami jadikan ruang hijau sehingga tempat-tempat yang baru yang di sebelahnya itu akan kami kembangkan,” ujar Sultan.
Meski demikian, untuk penutupan lokasi TPA Regional Piyungan yang lama tersebut masih menunggu hasil penelitian dari Bappenas dan Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII).
Dia berharap masyarakat di sekitar TPA Regional Piyungan dapat bersabar dan memahami bahwa penelitian mengenai penutupan dan pengembangan lokasi baru untuk pembuangan sampah terpadu tersebut membutuhkan waktu.
”Jadi bagaimana nanti mereka (Bappebas dan PT PII) bisa memahami untuk waktu, juga bagaimana mengatasi dengan penuhnya ini supaya punya ruang untuk didialogkan dengan warga,” tutur Sultan.
Selain pengembangan TPA Regional Piyungan dengan skema kerja sama antara pemerintah dan badan usaha (KPBU), Pemda DIJ merencanakan pembangunan TPA Transisi Regional Piyungan sebagai tempat pengolahan sampah baru. Pertimbangannya adalah TPA yang ada sudah tidak bisa menerima sampah pada akhir 2022 dan pengembangan dengan skema KPBU baru beroperasi pada 2026.
Adapun TPA Transisi Regional Piyungan dengan luas 2,1 hektare, kata Wakil Kepala Dinas PU ESDM DIJ Kusno Wibowo direncanakan mulai bisa dioperasikan akhir Agustus.
”Dalam penyiapan pelaksanaan pembangunan TPA Transisi, dibutuhkan tenaga kerja dan peralatan yang cukup banyak. Berdasar arahan dari Bapak Gubernur DIJ bahwa pelaksanaan TPA Transisi diminta untuk memaksimalkan potensi dan partisipasi dari warga setempat TPA Piyungan,” kata Kusno.
Sementara itu, Sekretaris Daerah DIJ Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, aspirasi dari masyarakat di sekitar TPA Regional Piyungan telah dibahas. Dinas PU dan ESDM serta Dinas DLHK DIJ, telah mengupayakan agar daya tampung TPA Piyungan bisa diperpanjang usianya, sembari menunggu KPBU terealisasi.
Sebab, wilayah Jogjakarta, Sleman, dan Bantul tidak memiliki alternatif selain memusatkan pembuangan sampah di TPA Regional Piyungan. Aji menegaskan, pentingnya kontribusi pemerintah kabupaten/kota untuk menekan volume sampah mulai dari kawasan hulu.
”Persoalan pengolahan sampah tidak hanya pada kawasan hilir, melainkan juga hulu. Yang harus dilakukan selain dibuang di tempat sampah, sampah dipilah dulu mana yang organik mana yang anorganik. Perlu edukasi ke masyarakat tentang sampah, selain berdampak pada pemandangan yang tidak nyaman, juga berdampak pada kesehatan,” kata Aji.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
